Jumlah Penumpang di Stasiun Malang Melonjak
MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Momentum libur sekolah saat ini masih terus mendorong lonjakan jumlah penumpang kereta api (KA) di Stasiun Malang. PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat peningkatan signifikan pada volume kedatangan penumpang selama beberapa hari terakhir. Dengan mayoritas pelanggan turun di Stasiun Malang.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, pada akhir pekan lalu, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Malang mencapai sekitar 4.600 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 11 persen dibandingkan hari Sabtu pada kondisi normal yang biasanya berkisar antara 4.000 hingga 4.100 penumpang.
“Biasanya pada Sabtu di luar masa liburan, jumlah penumpang yang datang sekitar 4.000 sampai 4.100 orang. Namun pada Sabtu kemarin meningkat menjadi sekitar 4.600 penumpang,” ujarnya, Selasa (7/7) kemarin.
Tren peningkatan tersebut berlanjut pada Minggu. Berdasarkan data hingga pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba sudah mencapai 4.150 orang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat jadwal kedatangan kereta api masih berlangsung hingga malam hari.
Sebagai perbandingan, pada hari Minggu di luar musim liburan, volume kedatangan penumpang di Stasiun Malang umumnya berada di kisaran 3.700 hingga 3.900 orang.
Mahendro menjelaskan, peningkatan pada awal Juli ini sekaligus menjadi penutup positif bagi kinerja PT KAI Daop 8 Surabaya selama Semester I 2026. Sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, Stasiun Malang melayani total 1.087.795 penumpang atau meningkat sekitar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 536.049 penumpang berangkat dari Stasiun Malang, sedangkan 551.746 penumpang tercatat tiba di stasiun tersebut. Pada Semester I 2025, total volume penumpang masih berada di angka 1.036.739 orang.
Menurut Mahendro, pertumbuhan tersebut dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat selama musim libur sekolah dan akhir pekan. Kondisi ini juga menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Capaian ini merupakan hasil komitmen kami dalam menjaga keandalan operasional, ketepatan waktu perjalanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan berbagai inovasi berbasis digital,” katanya.
Untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah penumpang, PT KAI terus melakukan peningkatan fasilitas di Stasiun Malang. Salah satunya melalui penerapan Face Recognition Boarding Gate yang memungkinkan proses boarding berlangsung lebih cepat tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun kartu identitas.
Selain itu, KAI juga terus melengkapi fasilitas penunjang, mulai dari ruang tunggu yang lebih nyaman, fasilitas ramah disabilitas, ruang laktasi, ruang ibadah, hingga kemudahan integrasi dengan moda transportasi lanjutan.
“Transformasi yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada operasional perjalanan kereta api, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan di stasiun agar pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang semakin nyaman,” pungkas Mahendro. (rex/nug)
Leave a Reply