Tag: rex

  • Minim Satu Poin, Peluang Arema Lolos Semifinal, Menang Lebih Aman

    MALANG POSCO MEDIA – Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 masih cukup sengit, meski sudah memastikan Persib Bandung lolos ke semifinal, tiga tim lainnya punya peluang. Persib dengan 6 poin dari dua kali kemenangan, tinggal memastikan status juara grup atau runner up. Semua akan ditentukan pada laga ketiga, Jumat (31/7) besok. Termasuk nasib Arema FC yang minimal butuh satu poin.

    Peluang Singo Edan dengan 3 poin untuk lolos memang cukup besar, dibandingkan Tampines Rovers (1 poin) dan DPMM FC (1 poin). Peluang ke semifinal sekitar 75%, Arema menjadi tim yang bisa menentukan nasibnya sendiri. Laga melawan DPMM FC menjadi bakal menjadi “final kecil” bagi tim asuhan Marcos Santos.

    Arema bisa maksimal raih 6 poin jika mampu mengalahkan DPMM FC dan tak akan terpengaruh dengan hasil Tampines Rovers, meski tim asal Singapura ini menang lawan Persib. Jika Persib menang atau seri lawan Tampines, Arema minimal runner up. Jika Persib kalah maka penentuan juara grup antara Persib dan Arema yang sama-sama 6 poin, akan melihat selisih gol.

    Sementara jika Arema raih satu poin atau bermain imbang lawan DPMM FC, dengan 4 poin masih bisa lolos jika Tampines gagal menang atas Persib. Namun posisi Arema menjadi berbahaya jika  Tampines menang, karena meski dengan poin sama, bisa saja kalah selisih gol.

    Untuk lebih aman, kemenangan adalah harga mati bagi tim Singo Edan, sehingga tak menggantungkan nasib pada hasil tim lain. Sebaliknya Tampines dan DPMM FC, harus menang untuk membuka peluang lolos dan masih melihat hasil tim lain. (bua)

    Prediksi Peluang Lolos:

    Persib  ⭐⭐⭐⭐⭐ 95%

    Arema FC ⭐⭐⭐⭐ 75% 

    Tampines Rovers ⭐⭐ 20%

    DPMM FC ⭐ 10%

  • Tekad Robi Darwis Dapatkan Menit Bermain

    MALANG POSCO MEDIA – Gelandang anyar Arema FC, Robi Darwis, menegaskan siap bersaing untuk mendapatkan tempat di skuad utama Singo Edan pada musim 2026/2027. Pemain yang didatangkan dari Persib Bandung itu mengaku termotivasi untuk meraih menit bermain sebanyak mungkin.

    Robi mengatakan persaingan merupakan hal yang lumrah di setiap klub, termasuk di Arema FC yang dihuni banyak pemain berkualitas di berbagai posisi.

    “Motivasi saya tentu ingin mendapatkan menit bermain. Di setiap tim pasti ada tantangan, termasuk di Arema,” ujar Robi.

    Pemain berusia muda tersebut mengaku tidak memiliki target yang berlebihan setelah memutuskan meninggalkan Persib. Ia hanya ingin terus berkembang dan menunjukkan performa yang lebih baik bersama klub barunya.

    “Saya datang dari Persib ke sini tidak muluk-muluk. Yang saya inginkan hanya menjadi lebih baik. Pastinya harus lebih baik dibandingkan di klub sebelumnya,” katanya.

    Robi menyadari kesempatan bermain harus diperjuangkan melalui kerja keras di setiap sesi latihan. Menurutnya, seluruh pemain memiliki peluang yang sama untuk tampil, baik pemain lokal maupun asing, serta pemain senior maupun junior.

    “Siapa pun bisa bersaing. Baik pemain lokal, asing, senior maupun junior, semua harus berkompetisi. Nanti pelatih yang akan menentukan berdasarkan apa yang kami tunjukkan saat latihan dan siapa yang layak diberikan kepercayaan,” jelasnya. (rex/bua)

  • Kapolresta Malang Kota Berganti, Kombes Danang Disambut Tradisi Pedang Pora

    MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Polresta Malang Kota resmi menyambut Kapolresta Malang Kota yang baru, Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi, melalui prosesi Pedang Pora di Mapolresta Malang Kota, Rabu (29/7). Tradisi kehormatan tersebut menjadi simbol penyambutan sekaligus penanda estafet kepemimpinan setelah serah terima jabatan (Sertijab) di Mapolda Jawa Timur sehari sebelumnya.

    Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi resmi menggantikan Kombes Pol Putu Kholis Aryana yang kini mendapat amanah baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota, Polda Metro Jaya. Sebelum bertugas di Kota Malang, Danang menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya.

    Prosesi Pedang Pora berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran pejabat utama, personel Polresta Malang Kota, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tradisi tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pimpinan baru.

    Dalam sambutannya, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kinerjanya selama memimpin Polresta Malang Kota.

    “Terima kasih sudah menerima dan mendukung kami selama bertugas di Kota Malang. Berbagai dinamika yang ada selama kami memimpin menjadi pengalaman berharga yang akan kami bawa dalam penugasan berikutnya,” ujarnya.

    Selama memimpin Polresta Malang Kota, Putu Kholis dikenal berhasil mengawal berbagai pengungkapan kasus kriminal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

    Sementara itu, Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi mengawali masa tugasnya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Malang.

    “Izin mengucapkan terima kasih. Mohon dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat, Forkopimda, serta seluruh elemen yang ada di Kota Malang. Program-program yang sudah berjalan dengan baik akan kami lanjutkan, dan bila diperlukan akan kami lakukan penyempurnaan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

    Danang menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif.

    Pergantian kepemimpinan kali ini juga memperlihatkan kesinambungan perjalanan karier kedua perwira menengah tersebut. Jabatan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya yang kini menjadi latar belakang Danang sebelumnya juga pernah diemban Putu Kholis. Bahkan, saat menjabat Kapolres Malang, Danang juga menjadi penerus Putu Kholis di jabatan tersebut.

    Kasihumas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan.

    “Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi organisasi, dan penyegaran di lingkungan Polri. Tujuannya menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” jelasnya.

    Menurut Lukman, tradisi Pedang Pora dan apel perpisahan bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi simbol penghormatan kepada pejabat lama dan penyambutan pejabat baru. Tradisi tersebut sekaligus meneguhkan nilai loyalitas, kehormatan, dan pengabdian sebagai bagian dari budaya organisasi Polri.

    Dengan bergantinya pucuk pimpinan, Polresta Malang Kota menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal, sekaligus menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban di Kota Malang di bawah kepemimpinan Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi. (rex/aim )

  • Belajar Langsung ke Ekosistem Startup Malang, SMK Telkom Purwokerto Gandeng Indiekraf Bekali 330 Siswa Jadi Technopreneur

    MALANG POSCO MEDIA, MALANG –  330 siswa kelas XII SMK Telkom Purwokerto mengikuti program pembelajaran berbasis industri bertajuk STEMATEL INSIGHT (Industry Study for Inspiring Generation and Career Path) di Malang Creative Center (MCC), Rabu (29/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi konsep School of Global Technopreneur yang kini diusung sekolah tersebut untuk membekali siswa dengan pengalaman nyata di dunia industri kreatif berbasis teknologi.

    Kepala SMK Telkom Purwokerto Aris Puji Santoso mengatakan, kunjungan tersebut merupakan implementasi dari pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), yang menjadi salah satu pilar kurikulum baru sekolah.

    “Kami mengimplementasikan pengalaman industri sebagai bagian dari pembelajaran. Salah satu materi dalam School of Global Technopreneur adalah project-based learning yang mengenalkan siswa kepada industri, khususnya industri technopreneur. Karena itu kami membawa mereka ke Malang Creative Center (MCC) agar bisa bertemu langsung dengan para pelaku startup,” ujar Aris.

    Ia menjelaskan, MCC dipilih karena menjadi pusat berkumpulnya startup dan pelaku ekonomi kreatif berbasis teknologi di Kota Malang. Melalui kunjungan tersebut, para siswa diharapkan memahami budaya kerja, manajemen, hingga proses pengembangan sebuah startup secara langsung.

    “Kalau hanya menghadirkan guru tamu, siswa hanya mendengar cerita. Tetapi ketika datang langsung ke sini mereka bisa melihat aktivitasnya, mendapatkan coaching, melihat lingkungan kerja startup, hingga memahami bagaimana sebuah proyek dikerjakan. Goal-nya mereka membawa pulang blueprint bagaimana startup itu dibangun,” jelasnya.

    Aris menambahkan, setelah kegiatan berakhir seluruh siswa diwajibkan menyusun resume materi, membuat video dokumentasi aktivitas, kemudian mempresentasikan hasil pembelajaran tersebut di kelas masing-masing sebagai bentuk evaluasi.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari capstone project siswa kelas XII. Mereka nanti membuat resume, video recap, kemudian dipresentasikan di depan kelas agar pengalaman yang diperoleh benar-benar dipahami,” katanya.

    Sementara itu, Direktur Indiekraf Indonesia M. Ziaelfikar Albaba mengatakan, pihaknya dipercaya menjadi mitra industri dalam kegiatan tersebut dengan menghadirkan pengalaman belajar berbasis kasus nyata (real case) yang dihadapi perusahaan rintisan.

    “Kami membawa siswa ke MCC karena tempat ini merupakan hub bagi startup dan pelaku ekonomi kreatif di Malang. Di sini mereka bisa melihat langsung bagaimana industri berjalan, bukan sekadar mempelajari teori,” ujarnya.

    Dalam kegiatan tersebut, Indiekraf yang merupakan komunitas kreatif dan berbasis di Malang ini, menghadirkan lima mentor dari berbagai perusahaan mitra industri. Mereka diberikan ruang untuk mendampingi para siswa melalui sesi berbagi pengalaman (sharing session) dan workshop praktik.

    Sebanyak 330 peserta dibagi ke dalam empat jalur pembelajaran sesuai minat masing-masing, yakni Artificial Intelligence (AI), Digital Marketing, Game Developer, dan Startup Business.

    “Pada kelas AI siswa belajar memanfaatkan kecerdasan buatan untuk content creation dan meningkatkan produktivitas. Ada juga kelas digital marketing, game developer, hingga startup bagi siswa yang tertarik membangun bisnis berbasis teknologi,” jelas Ziaelfikar.

    Ia menambahkan, kolaborasi antara Indiekraf Indonesia dan SMK Telkom Purwokerto tidak berhenti pada kegiatan sehari tersebut. Kedua pihak telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mengembangkan berbagai program berkelanjutan.

    Ke depan, kerja sama akan diwujudkan melalui kelas industri, program magang, guru tamu, hingga berbagai kegiatan kolaboratif lainnya yang bertujuan memperkuat kompetensi siswa sebelum terjun ke dunia kerja.

    “Kami berharap ekosistem kreatif yang berkembang di Malang dapat menginspirasi Purwokerto. Harapannya nanti muncul ekosistem serupa, bahkan mungkin suatu saat berdiri Purwokerto Creative Center sebagai wadah berkembangnya startup dan ekonomi kreatif di daerah tersebut,” pungkasnya. (rex/aim)

  • Arema FC Women, Enam Pemain Gabung Seleksi Timnas U-17

    MALANG POSCO MEDIA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Arema FC Women. Sebanyak enam pemain muda Singo Edan resmi mendapat panggilan mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) Putri U-17 Indonesia untuk persiapan menghadapi Srikandi Merdeka Cup 2026 yang akan digelar pada 14–23 Agustus 2026.

    Keenam pemain tersebut adalah Naura Airish Qaisara, Oktavia Safara Putri, Alica Saviola Rumba, Kesya Arabella Manisya Nian, Lintang Anugrah Radisty, dan Fadilla. Mereka langsung bergabung dalam pemusatan latihan (TC) yang dipusatkan di Pati, Jawa Tengah, mulai 25 Juli 2026, usai menyelesaikan kompetisi Hydroplus Soccer League 2025/2026.

    “Kami tentu sangat bangga dengan dipanggilnya enam pemain Arema FC Women ke Timnas U-17. Ini adalah buah dari kerja keras mereka selama berkompetisi di Hydroplus Soccer League,” ujar Kepala Pelatih Arema FC Women, Nanang Habibi. im nasional.

    Menurutnya, enam pemain tersebut berasal dari kelompok usia yang berbeda di level klub, namun seluruhnya berada dalam rentang tahun kelahiran 2010 hingga 2013.

    “Tiga pemain yakni Naura, Oktavia, dan Alica sebelumnya merupakan bagian dari skuad U-18 di ajang Hydroplus Soccer League All Star 2025/2026. Sementara Kesya, Lintang, dan Fadilla adalah pemain berpotensi dari kelompok U-15 kami. Kami berharap pengalaman di level klub dan All Star bisa mereka salurkan untuk memberi kontribusi maksimal bagi Timnas U-17,” katanya.

    Srikandi Merdeka Cup 2026 akan menjadi ajang internasional penting bagi sepak bola putri Indonesia. Pada turnamen tersebut, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dan akan menurunkan dua tim sekaligus, yakni Indonesia Garuda Pertiwi dan Indonesia Putri Nusantara, sebagai upaya meningkatkan jam terbang serta pengalaman bertanding para pemain muda. (rex/bua)

  • Gustavo Henrique Raih Player of the Match

    MALANG POSCO MEDIA – Striker anyar Singo Edan Gustavo Henrique, langsung ganas saat dipercaya masuk sebagai starter. Menghadapi Tampines Rovers di fase grup Piala Presiden 2026, Selasa (28/7) sore, penyerang asal Brasil itu langsung cetak brace atau dua gol untuk mengamankan tiga poin.

    Henrique sendiri, langsung mendapatkan predikat individu sebagai Player of the Match (POTM)  mengaku bersyukur dapat mencetak dua gol pada laga tersebut. Pemain asal Brasil itu mengatakan dirinya masih berada dalam masa adaptasi setelah baru sekitar dua pekan bergabung dengan Arema FC.

    “Saya sangat senang bisa mencetak dua gol. Tetapi yang paling penting adalah kerja sama tim. Saya baru 14 hari berada di Indonesia dan masih beradaptasi dengan rekan-rekan setim. Hari ini saya mendapat kesempatan bermain sejak awal dan berhasil memanfaatkannya,” ujarnya.

    Meski tampil gemilang, Gustavo menegaskan dirinya tidak ingin hanya mengejar prestasi individu. Ia memilih fokus membantu Arema FC meraih hasil terbaik sepanjang turnamen.

    “Saya tidak hanya memikirkan diri sendiri. Yang utama adalah memberikan yang terbaik untuk Arema sebagai sebuah tim dan institusi. Saya akan berusaha membantu tim dengan cara apa pun di dalam lapangan,” tandasnya. (rex/bua)

  • Asa Semifinal Terjaga, Brace Gustavo Henrique Bungkam Tampines Rovers

    MALANG POSCO MEDIA – Arema FC berhasil menumbangkan perlawanan Tim Asal Singapura, Tampines Rovers dengan skor 2-1 di laga kedua Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa (28/7) sore. Kemenangan lewat brace Gustavo Henrique ini menghidupkan asa Singo Edan untuk melangkah ke babak semifinal.

    Dua gol Singo Edan dari penyerang anyar Gustavo Henrique cukup untuk membungkam Tampines Rovers.  Raihan tiga poin ini membawa Arema FC naik ke posisi runner up klasemen sementara grup A, tepat di bawah Persib dengan 6 poin yang kembali menang 1-0 lawan DPMM FC.

    Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC tampil agresif dengan menguasai jalannya pertandingan. Tim besutan Marcos Santos berupaya menekan pertahanan Tampines Rovers melalui kombinasi serangan dari kedua sisi lapangan.

    Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-27. Gustavo Henrique berhasil memecah kebuntuan dan membawa Arema FC unggul 1-0. Penyerang asal Brasil itu kembali menunjukkan ketajamannya tujuh menit kemudian dengan mencetak gol kedua pada menit ke-34, sehingga memperbesar keunggulan Singo Edan menjadi 2-0.

    Meski tertinggal dua gol, Tampines Rovers tidak menyerah. Tim asuhan Nazri Nasir terus berusaha membangun serangan dan akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak pertama. Menit 45+3 pemain Dylan James Fox sukses menjebol gawang Adi Satryo dengan sundulan sehingga skor berubah menjadi 2-1.

    Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, keunggulan 2-1 untuk Arema FC tetap bertahan. Pertandingan, dilanjutkan di babak kedua dengan rotasi pemain di kedua tim. Seluruh slot pergantian pemain dimanfaatkan Mohamad Nazri dan Marcos Santos, untuk menyegarkan tim.

    Beberapa peluang berhasil tercipta dari umpan-umpan pendek para pemain Arema FC. Meskipun beberapa kali bola sempat terlepas dan operan kurang akurat, beberapa peluang sempat tercipta.

    Salah satunya peluang yang didapatkan Joel Vinicius jelang akhir pertandingan, yang gagal dikonversi menjadi gol. Para pemain pengganti yang masuk cukup apik dalam mengisi posisi yang dipercayakan oleh pelatih.

    Peluit panjang ditiupkan Wasit Naufal Adya Fairuski tanda berakhirnya pertandinga. Skor 1-2 tak berubah, dan Arema berhasil mendapatkan tiga poin di pertandingan kali ini.

    Laga ini menjadi pertandingan penting bagi Singo Edan, setelah pada pertandingan perdana harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung dengan skor 0-1. Tambahan tiga poin atas Tampines Rovers, membuat Arema FC masih bisa menjaga peluang lolos ke babak semifinal.

    Meski demikian, manajemen sebelumnya menegaskan bahwa Piala Presiden 2026 dimanfaatkan sebagai ajang pramusim untuk membangun chemistry antarpemain serta mempercepat adaptasi sejumlah rekrutan baru menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027. (rex/bua)

  • Tampines Rovers 1 – 2 Arema FC, Faktor Mentalitas!

    MALANG POSCO MEDIA –Arema FC mengemas tiga poin dari kemenangan 2-1 atas Tampines Rovers dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Selasa (28/7) sore. Kemenangan penting bagi tim Singo Edan.

    Pelatih Arema FC Marcos Santos mengapresiasi penampilan anak asuhnya usai mengalahkan Tampines Rovers. Menurutnya, perubahan mentalitas menjadi faktor utama di balik kebangkitan Singo Edan setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-1 dari Persib pada laga pembuka.

    “Pertandingan berlangsung sulit. Tampines adalah tim yang kuat, memiliki banyak pemain cepat dan tidak pernah menyerah. Mereka juga tim yang dibangun dengan sangat baik,” ujar Marcos dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

    Meski demikian, ia menilai Arema mulai menunjukkan perkembangan positif. Hal itu tidak lepas dari proses adaptasi sejumlah pemain baru yang masih terus berlangsung.

    Menurut Marcos, kondisi fisik para pemain anyar memang belum sepenuhnya ideal. Namun, mereka sudah mulai memberikan kontribusi nyata bagi tim, seperti duet Dalberto dan Gustavo Henrique yang menjadi penentu kemenangan.

    “Kami masih membangun tim dengan banyak pemain baru. Kondisi fisik mereka belum sepenuhnya maksimal, tetapi mereka sudah memberikan respons yang baik. Dalberto memberikan dua assist dan Gustavo mencetak dua gol. Saya melihat Arema semakin kuat dan terus berkembang,” katanya.

    “Hal utama yang kami perbaiki adalah mentalitas. Kami berbicara dengan para pemain, menjelaskan situasi tim, dan mengingatkan bahwa kami harus berkembang bersama. Saya yakin dari pertandingan ke pertandingan kondisi fisik, teknik, dan taktik tim akan semakin baik sehingga Arema bisa menjalani musim yang sukses,” tegasnya. (rex/bua)

  • Dugaan Pencabulan, Oknum Pengajar Pondok Diamankan Polisi

    MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret seorang oknum pengajar di lingkungan pondok pesantren di Kota Malang. Terlapor berinisial MS diamankan aparat kepolisian setelah diantar tim gabungan dari Komnas Perlindungan Anak, Dinas Sosial-P3AP2KB Kota Malang, serta Tim Hukum Yakuza Maneges Malang-Pasuruan Raya ke Mapolresta Malang Kota, Senin (27/7) malam.

    Kasus tersebut bermula dari laporan para korban yang diterima Komnas Perlindungan Anak dan Dinsos-P3AP2KB Kota Malang. Karena dugaan peristiwa terjadi di lingkungan lembaga pendidikan berbasis keagamaan, proses pengumpulan bukti dan konfrontasi terhadap terlapor membutuhkan pendampingan lintas lembaga. Ketua Tim Hukum Yakuza Maneges Malang-Pasuruan Raya, Moh. Zakki, menjelaskan tim mendatangi kediaman MS sekitar pukul 21.00 WIB dengan didampingi perangkat RT dan RW setempat.

    “Kami datang secara baik-baik untuk mengonfirmasi dugaan yang dilaporkan para korban. Sebelum itu kami sudah bertemu para korban dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada,” ujarnya usai mendampingi proses pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota, Selasa (28/7).

    Menurut Zakki, hingga kini terdapat empat korban yang memberikan kuasa pendampingan hukum kepada pihaknya. Seluruh korban berjenis kelamin laki-laki, termasuk seorang korban yang masih di bawah umur.

    Saat dilakukan konfrontasi, lanjut Zakki, tim menunjukkan sejumlah bukti dan mempertemukan terlapor dengan para korban. Dari proses tersebut, MS disebut mengakui pernah melakukan perbuatan cabul yang diduga telah berlangsung sejak sekitar 10 tahun lalu.

    “Yang bersangkutan akhirnya mengakui perbuatannya setelah kami tunjukkan bukti dan keterangan para korban,” katanya.

    Berdasarkan keterangan yang diperoleh tim pendamping, modus yang diduga digunakan pelaku beragam, mulai dari memberikan hadiah hingga memanfaatkan kedekatan dengan korban. Dugaan tindakan yang dilakukan berupa perbuatan cabul tanpa persetubuhan.

    Zakki mengungkapkan, MS bukan merupakan pengurus maupun pengasuh resmi pondok pesantren. Namun, ia memiliki hubungan dengan pihak internal sehingga mendapat kesempatan mengajar sejumlah santri.

    “Relasi itulah yang diduga dimanfaatkan untuk mendekati korban dan melakukan perbuatan yang dilaporkan,” ujarnya.

    Atas dugaan tersebut, Tim Hukum Yakuza Maneges melaporkan MS dengan sangkaan melanggar Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), yang ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

    Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota Iptu Khusnul Khotimah melalui Kasi Humas Ipda Lukman Sobikhin membenarkan perkara tersebut sedang ditangani penyidik.

    “Kasusnya masih dalam proses penyelidikan. Yang bersangkutan sudah diamankan dan saat ini penyidik masih menunggu hasil visum untuk proses lebih lanjut,” kata Lukman.

    Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya korban lain serta mengumpulkan alat bukti tambahan sebelum menentukan status hukum terlapor. (rex/aim)

  • Jersey Baru ‘Singa Bertindik’ Jadi Buruan Aremania

    MALANG POSCO MEDIA – Peluncuran jersey baru Arema FC untuk musim 2026/2027 mendapat sambutan hangat dari Aremania. Sejak resmi diperkenalkan di Kandang Singa, Sabtu (25/7), banyak suporter langsung datang ke official store untuk mendapatkan jersey yang dinilai berhasil mengembalikan identitas klub melalui hadirnya logo Singa Bertindik.

    Muhammad Faizin, Aremania asal Kecamatan Blimbing Kota Malang, mengaku sudah lama menantikan peluncuran jersey tersebut. Isu mengenai kembalinya logo Singa Bertindik, menurutnya, memang sudah ramai diperbincangkan sejak awal tahun.

    “Memang sudah ditunggu cukup lama. Isu logo Singa Bertindik sudah santer tahun ini. Kebetulan saya lewat depan store, jadi langsung mampir. Mahar untuk beli jersey juga sudah saya siapkan,” ujarnya.

    Hal senada disampaikan Habibi, Aremania asal Wagir, Kabupaten Malang. Ia menilai keputusan Arema FC menghadirkan kembali identitas Singa Bertindik pada desain jersey musim ini merupakan langkah yang tepat untuk mempertegas jati diri klub.

    “Sudah lama menunggu, bahkan sejak dua tahun lalu. Desain jersey home musim ini menurut saya sudah tepat karena menghadirkan kembali Singa Bertindik. Ini mempertegas niat baik Arema FC untuk menjaga identitas klub kebanggaan Aremania,” ujarnya.

    Sebagai pembeli pertama jersey home itu, berharap semangat menjaga identitas tersebut juga diikuti dengan peningkatan prestasi tim di lapangan. Menurutnya, keinginan suporter untuk melihat identitas Arema kembali diperkuat kini mulai terwujud.

    “Harapannya tentu Arema bisa lebih berprestasi. Keinginan teman-teman suporter soal pergantian logo sekarang sudah mulai terlihat hilalnya. Semoga prestasi tim juga semakin meningkat,” pungkasnya. (rex/bua)