Category: Jawa Timur

  • Dugaan Korupsi Kebun Binatang Surabaya, Eks Dirut Ditahan

    MALANG POSCO MEDIA, SURABAYA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menahan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) berinisial CA setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan perusahaan periode 2016–2024. Kerugian negara dalam perkara ini diperkirakan mencapai Rp10,2 miliar.

    Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor KEP-863/M.5/Fd.2/07/2026 tertanggal 21 Juli 2026. Setelah menjalani pemeriksaan, CA langsung ditahan selama 20 hari di Cabang Rumah Tahanan Kejati Jatim hingga 9 Agustus 2026 untuk kepentingan penyidikan.

    Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim I Gede Punia Atmaja mengatakan, penyidik menemukan dugaan penyalahgunaan kewenangan selama CA menjabat sebagai Direktur Utama PD TS KBS pada periode 2016–2024.

    Menurutnya, tersangka diduga memerintahkan Kepala Departemen Akuntansi dan Keuangan berinisial STN mengeluarkan dana yang tidak sesuai peruntukannya. Dana tersebut diduga digunakan untuk pengeluaran fiktif maupun kepentingan pribadi, namun tetap dicatat seolah-olah sebagai biaya operasional perusahaan.

    Untuk transaksi sepanjang 2023 hingga 2024, penyidik menyebut pengeluaran tersebut juga mendapat persetujuan dari Direktur Keuangan berinisial MN.

    “Berdasarkan hasil perhitungan sementara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur, kerugian negara mencapai Rp10.209.664.735,60,” kata I Gede Punia Atmaja.

    Selain menimbulkan kerugian keuangan negara, dugaan korupsi tersebut disebut berdampak langsung terhadap pengelolaan Kebun Binatang Surabaya. Penyidik menemukan kualitas fasilitas maupun perawatan satwa mengalami penurunan.

    “Selain kerugian materiil, penyimpangan ini membuat fasilitas KBS kotor dan rusak, sementara satwa terlihat kurang sehat, kurus, bahkan ada yang mati karena tidak mendapatkan perawatan layak,” ujarnya.

    Usai menjalani pemeriksaan, CA terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol saat digiring menuju rumah tahanan. Meski berstatus tersangka, ia tampak tersenyum ketika meninggalkan gedung Kejati Jatim.

    Atas perbuatannya, CA dijerat dengan Pasal 603 subsider Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 20 huruf a dan c, Pasal 126 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023, serta Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah.

    Penyidikan kasus ini masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut bertanggung jawab dalam dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya. (bjt/aim)

  • Mentan Borong Benih Jagung ITS Rp10 Miliar, Siap Dibagikan Gratis ke Petani

    MALANG POSCO MEDIA, SIDOARJO – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong peningkatan produksi jagung nasional melalui pemanfaatan benih unggul hasil inovasi perguruan tinggi. Salah satunya dengan membeli benih jagung varietas MTE-09 karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) senilai Rp 10 miliar untuk dibagikan secara gratis kepada petani.

    Komitmen tersebut disampaikan Amran usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan ITS di Kampus ITS Buncitan, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/7). Amran mengatakan, benih jagung MTE-09 akan digunakan untuk lahan seluas 13 ribu hektare. Varietas tersebut dipilih karena memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

    “Pembelian benih jagung jenis MTE-09 karya ITS tersebut untuk 13 ribu hektare lahan, dengan nilai mencapai Rp 10 miliar. Kami bangga dan memilih benih tersebut karena produktivitas di atas rata-rata nasional,” ujar Amran.

    Berdasarkan hasil uji, benih MTE-09 mampu menghasilkan sekitar 10 ton pipilan jagung per hektare. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata produksi jagung nasional yang pada 2024 tercatat sebesar 5,94 ton per hektare berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

    Untuk memastikan produktivitas tersebut dapat dicapai di lapangan, ITS akan mendampingi proses budidaya mulai penanaman hingga panen. Selain benih jagung, Kementan juga memesan sejumlah inovasi teknologi pertanian karya ITS, di antaranya traktor listrik amfibi dan alat panjat kelapa. Pengadaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penggunaan produk hasil riset dalam negeri.

    Amran menilai penerapan teknologi menjadi kunci meningkatkan produktivitas pertanian tanpa harus memperluas lahan. Menurutnya, inovasi perlu terus didorong untuk mendukung peningkatan produksi komoditas strategis seperti jagung, padi, dan kelapa.

    Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri melalui konsep triple helix. Sinergi tersebut dinilai dapat mempercepat hilirisasi hasil riset agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan berbagai inovasi pertanian dari perguruan tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap hasil riset nasional,” katanya.

    Sementara itu, Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati menegaskan komitmen kampusnya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan inovasi teknologi pertanian.

    “Kami berkomitmen bersama berbagai pihak menyukseskan program pemerintah melalui inovasi mekanisasi pertanian. Jika hasil uji berjalan baik, kami akan menggandeng industri untuk memproduksinya secara massal,” ujarnya. (ntr/aim)

  • Implementasikan Closed-Barn dan Serah Terima 90 Ekor Sapi Perah untuk Koperasi di Jawa Timur, Nestlé Indonesia Perkuat Pasokan Susu Segar Nasional

    MALANG POSCO MEDIA, PASURUAN – Selama lebih dari 50 tahun, kemitraan yang terjalin bersama para peternak sapi perah rakyat telah menjadi bagian dari perjalanan Nestlé Indonesia dalam mendukung pengembangan sektor persusuan di Indonesia.
    Kini, Nestlé Indonesia melanjutkan upaya tersebut melalui implementasi Closed-Barn bersama KUD Dadi Jaya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dan serah terima 90 ekor sapi perah impor kepada KUD Dadi Jaya Purwodadi, Koperasi SAE Pujon Malang, dan KUD Sumber Makmur Ngantang.

    Kedua inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Nestlé Indonesia untuk mendukung modernisasi peternakan, meningkatkan produktivitas dan kualitas susu segar, serta memperkuat daya saing sektor persusuan Indonesia di masa depan.
     
    Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. mengatakan kementerian sangat mengapresiasi komitmen PT Nestlé Indonesia yang selama puluhan tahun tidak hanya berkontribusi dalam menyediakan produk berkualitas bagi konsumen Indonesia, tetapi juga menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan peternak sapi perah.

    “Menurut kami, pendekatan yang menggabungkan pengembangan industri dengan penguatan kapasitas masyarakat, khususnya melalui kemitraan dan pembinaan peternak, merupakan model kolaborasi yang patut diapresiasi dan terus diperkuat. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus mendorong peningkatan produktivitas, kualitas susu segar dalam negeri, serta kesejahteraan peternak, sehingga mendukung terwujudnya ketahanan dan kemandirian pangan nasional,” ujar Hanif.

    Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., didampingi oleh Technical Director Nestlé Indonesia Antonio Prochilo, Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia Fajar Dewantara, dan Sustainable Agri Advisor Nestlé Indonesia Syahrudi meninjau implementasi Closed-Barn (sistem kandang tertutup) di KUD Dadi Jaya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan

    Sebagai perusahaan “Good food, Good life”, Nestlé telah hadir di Indonesia sejak 1971 dengan komitmen untuk menciptakan manfaat bersama bagi individu, keluarga, masyarakat, dan bumi. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melalui pengembangan sektor persusuan nasional yang dimulai pada tahun 1975 di Jawa Timur.

    Berawal dari penyerapan 160 liter susu segar dari sebuah koperasi di Malang, Nestlé Indonesia terus membangun kemitraan jangka panjang dengan peternak sapi perah rakyat dan koperasi setempat selama lebih dari lima dekade. Kini, Nestlé Indonesia bekerja sama dengan 28 koperasi dan lebih dari 12 ribu peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur.

    Kemitraan tersebut terus berkembang melalui berbagai upaya untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas susu segar, mulai dari pendampingan peternak, penguatan kapasitas koperasi, penerapan teknologi, hingga modernisasi peternakan. Upaya ini turut mendukung Jawa Timur sebagai sentra produksi susu sapi terbesar di Indonesia dengan produksi mencapai 475,39 ribu ton pada tahun 2025.
     
    Corporate Affairs Director Nestlé Indonesia Fajar Dewantara, mengatakan selama lebih dari 50 tahun, tujuan kami tetap sama, yaitu mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas susu segar sekaligus membantu memperkuat sektor persusuan nasional. Seiring berkembangnya kebutuhan peternak dan sektor persusuan, dukungan yang kami berikan juga terus berkembang.

    “Mulai dari pendampingan peternak bersama dengan tim Milk Procurement & Dairy Development (MPDD) kami, penguatan kapasitas koperasi, akses terhadap teknologi, hingga berbagai inovasi yang membantu peternak meningkatkan performa usahanya secara berkelanjutan. Hari ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Closed-Barn dan penyerahan sapi perah impor,” ujar Fajar.

    Sapi perah ras Friesian Holstein merupakan ras yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena kemampuannya menghasilkan susu dalam jumlah tinggi.

    Kedua inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung modernisasi peternakan, meningkatkan produktivitas dan kualitas susu segar, serta memperkuat daya saing sektor persusuan Indonesia di masa depan. “Kami percaya bahwa penguatan sektor persusuan membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, koperasi, peternak, dan pelaku industri untuk mendukung rantai pasok susu segar nasional agar semakin tangguh dan berkelanjutan,” tegasnya.
     
    Implementasi Closed-Barn atau sistem kandang semi tertutup dirancang untuk menciptakan lingkungan peternakan yang lebih nyaman dan terkontrol bagi sapi perah. Sistem ini membantu mengurangi heat stress, menjaga kualitas udara di dalam kandang, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan ternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas susu.

    Sejak diperkenalkan pada tahun 2023, Nestlé Indonesia telah mendukung pembangunan lebih dari 50 Closed Barn di enam wilayah Jawa Timur, yaitu Malang, Pasuruan, Probolinggo, Ponorogo, Jombang, dan Blitar.
     Berdasarkan pelaksanaannya di lapangan, penerapan sistem ini mampu meningkatkan produktivitas susu hingga lebih dari 20 persen.

    Sustainable Agri Advisor Nestlé Indonesia Syahrudi, menjelaskan salah satu tantangan utama peternakan sapi perah di Indonesia adalah menjaga kesehatan dan produktivitas ternak di tengah kondisi iklim tropis yang panas dan lembap. Closed-Barn dirancang untuk menciptakan lingkungan kandang yang lebih nyaman melalui pengaturan suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara yang optimal.

    “Dengan dukungan cooling pad dan exhaust fan, sistem ini membantu mengurangi heat stress serta menjaga kualitas udara di dalam kandang sehingga sapi memiliki pola makan, konsumsi air, dan waktu istirahat yang lebih baik. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan ternak, performa reproduksi, serta produktivitas susu, sekaligus membantu mengoptimalkan potensi genetik sapi melalui manajemen pemeliharaan yang lebih baik,” jelasnya.
     
    Selain penerapan Closed-Barn, Nestlé Indonesia juga melakukan serah terima 90 ekor sapi perah impor kepada KUD Dadi Jaya Purwodadi, KUD SAE Pujon Malang, dan KUD Sumber Makmur Ngantang. Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas genetik ternak, produktivitas susu, serta pengembangan populasi sapi perah nasional. Penempatan sapi dilakukan secara bertahap pada koperasi yang telah siap dari sisi infrastruktur dan manajemen sehingga dapat mendukung produksi sekaligus pengembangan breeding di masa mendatang.

    Selain importasi sapi ternak yang dilakukan, Nestlé Indonesia juga menyerahkan imported straw (frozen cattle semen) dari sapi perah unggul ras Friesian Holstein, sebagai bagian dari upaya mendukung program inseminasi buatan untuk memperkuat kualitas genetik dan keberlanjutan pengembangan populasi sapi perah di Indonesia.
     
    Dalam upaya modernisasi peternakan, Nestlé Indonesia juga terus mendampingi peternak dalam mengadopsi praktik regenerative agriculture guna mendukung keberlanjutan lingkungan. Hingga saat ini, program tersebut telah didukung melalui pengembangan sekitar 8.700 biodigester dan 2.000 manure application unit untuk mengelola limbah ternak menjadi energi alternatif dan pupuk organik.

    Selain itu, lebih dari 200.000 pohon legum telah ditanam melalui pendekatan silvopastura guna mendukung kesehatan tanah, konservasi air, dan keberlanjutan sektor persusuan dalam jangka panjang.
     
    Saat ini, Nestlé Indonesia menyerap susu segar senilai lebih dari US$60 juta setiap tahunnya dari para peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur. Berangkat dari pengalaman kemitraan yang telah dibangun selama lebih dari lima dekade, sejak tahun 2022 Nestlé Indonesia juga mulai memperluas program pengembangan peternak ke Jawa Tengah melalui Central Java Milk District Program.

    “Ke depan, kami percaya bahwa penguatan sektor persusuan membutuhkan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, koperasi, peternak, dan pelaku industri. Nestlé Indonesia akan terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan sektor persusuan yang semakin tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan manfaat bersama bagi peternak, masyarakat, dan Indonesia.,” tutup Fajar.(lim)

  • Plh Sekdaprov Bobby Buka Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana

    Ditandai Pelepasan 500 Tukik dan Seekor Penyu Besar di Pantai Pancer Door

    MALANG POSCO MEDIA, PACITAN – Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana Provinsi Jatim 2026 di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, resmi dibuka Plh. Sekdaprov Jatim, Dr Bobby Soemiarsono, Selasa (21/7/2026).

    “Kolaborasi antar-instansi dan antar-daerah sangat penting untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di Jatim,” tandas Bobby.

    KOLABORASI ANTAR DAERAH: Kalaksa Jatim Gatot Subroto (kiri) mendampingi Bobby Soemiarsono menuju tepian pantai Pancer Door. (MPM-HARY SANTOSO)

    Menurut dia, keberhasilan dalam penanggulangan bencana saat ini tidak cukup hanya diukur dengan banyaknya aset dan lengkapnya peralatan saja.

    “Tapi juga harus dilihat dari cepatnya informasi yang diterima, kuatnya koordinasi yang dibangun, cepatnya keputusan yang diambil dan banyaknya masyarakat yang terlindungi,” rinci Bobby yang juga Kepala Bapenda Jatim ini.

    PELESTARIAN: Bobby Soemiarsono (jongkok tengah) bersama Forkopimda Pacitan melepas penyu dewasa ke laut. (MPM-HARY SANTOSO)

    Ditambahkan dia, kegiatan Gelar Peralatan tahun ini jadikan momentum penting untuk meningkatkan kapasitas kebencanaan.

    “Lahirkan berbagai inovasi penanggulangan bencana, memperkuat jaringan dan membangun komitmen di tengah kompleksitas meningkatnya risiko bencana,” pungkasnya.

    Pembukaan gelar peralatan ditandai dengan pelepasan 500 tukik dan satu penyu dewasa oleh jajaran pejabat yang hadir dan ratusan personel peserta Gelar Peralatan 2026.

    Pembukaan ditandai pemukulan gong, bersama Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana, Deputi Bidang Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Lilik Kurniawan, dan Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto.

    Turut mendampingi juga, Forkopimda Kabupaten Pacitan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jatim dan segenap Kalaksa BPBD Kabupaten/Kota se-Jatim. (has)

  • Jelang Mubes, BMK 1957 Jawa Timur Usung Rizky  Maulana

    MALANG POSCO MEDIA, SURABAYA– Konstelasi jelang Musyawarah Besar (Mubes) Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 yang akan digelar dalam waktu dekat makin dinamis. Konsolidasi organisasi mulai menguat di berbagai daerah. Momen ini diharapkan menjadi ruang demokratis untuk memilih kepemimpinan yang mampu membawa BMK 1957 kian solid, adaptif, dan relevan dalam menjawab tantangan generasi muda.

    Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BMK 1957 Provinsi Jawa Timur pun menyatakan dukungan kepada Rizky Maulana sebagai calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BMK 1957.

    Ketua DPD BMK 1957 Jawa Timur, Ade Mohammad Rizki menilai Rizky  Maulana merupakan figur yang memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kepemudaan. Menurut dia, konsistensi dalam berproses dan membangun organisasi menjadi modal penting untuk membawa BMK 1957  semakin berkembang.

    “Rizky Maulana  sosok yang low profile, tetapi konsisten. Beliau tidak banyak membangun pencitraan, namun lebih memilih menunjukkan kerja nyata dan menjaga eksistensinya dalam organisasi kepemudaan selama bertahun-tahun. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan untuk memimpin BMK 1957 ke depan,” kata  Ade.

    Ade menambahkan, BMK 1957  membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi.

    Senada dengan itu, Sekretaris DPD BMK 1957 Jawa Timur, Tinik Wijayanti, menyampaikan bahwa dukungan tersebut lahir dari keyakinan terhadap kapasitas dan komitmen Rizky  Maulana dalam membangun organisasi.

    “Kami melihat beliau sebagai figur yang dekat dengan kader, memiliki pengalaman organisasi yang matang, dan mampu menjaga semangat kebersamaan. Kepemimpinan yang rendah hati namun konsisten menjadi nilai lebih yang diyakini dapat membawa BMK semakin relevan dan adaptif menghadapi tantangan zaman,” jelas Tinik.

    DPD BMK 1957 Jawa Timur berharap Mubes BMK 1957 dapat berlangsung dengan semangat persaudaraan, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran BMK sebagai organisasi kepemudaan yang progresif, inklusif, dan terus melahirkan kader-kader terbaik bagi bangsa. (van)

  • Jelang Mubes, BMK 1957 Jawa Timur Usung Rizky  Maulana

    MALANG POSCO MEDIA, SURABAYA- Konstelasi jelang Musyawarah Besar (Mubes) Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 yang akan digelar dalam waktu dekat makin dinamis. Konsolidasi organisasi mulai menguat di berbagai daerah. Momen ini diharapkan menjadi ruang demokratis untuk memilih kepemimpinan yang mampu membawa BMK 1957 kian solid, adaptif, dan relevan dalam menjawab tantangan generasi muda.

    Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BMK 1957 Provinsi Jawa Timur pun menyatakan dukungan kepada Rizky Maulana sebagai calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BMK 1957.

    Ketua DPD BMK 1957 Jawa Timur, Ade Mohammad Rizki menilai Rizky  Maulana merupakan figur yang memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kepemudaan. Menurut dia, konsistensi dalam berproses dan membangun organisasi menjadi modal penting untuk membawa BMK 1957  semakin berkembang.

    “Rizky Maulana  sosok yang low profile, tetapi konsisten. Beliau tidak banyak membangun pencitraan, namun lebih memilih menunjukkan kerja nyata dan menjaga eksistensinya dalam organisasi kepemudaan selama bertahun-tahun. Karakter seperti inilah yang dibutuhkan untuk memimpin BMK 1957 ke depan,” kata  Ade.

    Ade menambahkan, BMK 1957  membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi.

    Senada dengan itu, Sekretaris DPD BMK 1957 Jawa Timur, Tinik Wijayanti, menyampaikan bahwa dukungan tersebut lahir dari keyakinan terhadap kapasitas dan komitmen Rizky  Maulana dalam membangun organisasi.

    “Kami melihat beliau sebagai figur yang dekat dengan kader, memiliki pengalaman organisasi yang matang, dan mampu menjaga semangat kebersamaan. Kepemimpinan yang rendah hati namun konsisten menjadi nilai lebih yang diyakini dapat membawa BMK semakin relevan dan adaptif menghadapi tantangan zaman,” jelas Tinik.

    DPD BMK 1957 Jawa Timur berharap Mubes BMK 1957 dapat berlangsung dengan semangat persaudaraan, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran BMK sebagai organisasi kepemudaan yang progresif, inklusif, dan terus melahirkan kader-kader terbaik bagi bangsa. (van)

  • Kejuaraan Wali Kota Madiun Cup; Pertina Kabupaten Malang  Raih Tiga Medali Emas

    MALANG POSCO MEDIA, MADIUN-Prestasi membanggakan berhasil diraih Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Malang. Mereka sukses  meraih  tiga medali emas dalam Kejuaraan Wali Kota Madiun Cup tahun 2026, Sabtu (18/7).

    Ketua Harian Pertina Kabupaten Malang H.Bahtiar Al Amin menjelaskan dalam kejuaraan yang diikuti ratusan petinju dari berbagai daerah ini, mereka mengirimkan tiga petinju.

    “Syukur alhamdulillah, melalui perjuangan yang keras, mereka bertiga semuanya  berhasil merebut medali emas,” ungkap Amin,sapaannya kepada Malang Posco Media, hari Minggu (19/7) kemarin.

    Ditambahkan, tiga medali emas tersebut  direbut oleh Ahmad Seventino  di kelas  48 kg yunior. Kemudian, Dicky Maola Aldiansyah di  kelas 48 kg youth. Serta, Davano Brillian di kelas 51 kg yunior.

    Pemilik dan manajer sasana Santana di Kepanjen ini menambahkan, prestasi di Madiun juga  dipersembahkan untuk pengurus baru Pertina Kabupaten Malang diketuai H.Yudi Hindarto yang sehari-harinya  merupakan Kadisnaker Kabupaten Malang.

    “Kami yakin pembinaan tinju amatir di Kabupaten Malang setelah ini kembali bergairah lagi. Kami juga terus memaksimalkan persiapan bagi para petinju. Agar prestasi mereka terus bertambah tinggi lagi,”pungkasnya.(nug/jon)

  • Tim Tenis Kota Malang Juara Piala Walikota Madiun

    MALANG POSCO MEDIA, MADIUN-Tim Tenis Kota Malang berhasil meraih juara  Turnamen Tenis Lapangan Beregu Putra Piala Walikota Madiun, kemarin. Turnamen ini diadakan dalam rangka memperingati HUT Kota Madiun ke 108 dan diikuti 16 tim beregu putra se Jawa Timur.

    Turnamen yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Madiun ini tidak hanya mempertandingkan kategori beregu putra, namun juga kategori tunggal putra dan putri usia maksimal 24 tahun serta kategori perorangan veteran lokal Madiun.

    Di partai semifinal tim Kota Malang mengalahkan Kabupaten Blitar dengan skor 2-0 dan di partai final mengalahkan Pelti Kota Kediri juga dengan skor 2-0.

    Partai pertama di kelompok usia 115 tahun (min usia 55 tahun) Kota Malang menurunkan pasangan Nooriman/ Suyanto yang berhasil mengalahkan pasangan Kota Kediri Kuusmaidi/ Farid dengan skor 7-4. Di partai kedua partai kelompok usia 90 tahun (min usia 40 tahun) Kota Malang mengeluarkan pasangan Mirza Ronald (Pemkot Malang)/Doddy Kurniawan (PT. Bank SMBC Indonesia tbk.) yang selanjutnya menang dengan skor dramatis 7-6 tie break 4.

    Partai ketiga dari Kota Malang Ari Sundoro/M. Sholihan melawan pasangan Kota Kediri Komari/Ridwan tidak dimainkan karena Kota Malang telah unggul 2-0.

    “Gelar juara ini menjadi penyemangat bagi saya untuk mengabdi lebih baik di Pemerintah Kota Malang sebagai Kasubag Protokol, juga menjadi penyemangat bagi saya untuk mengikuti turnamen-turnamen lainnya kedepan. Tanpa doa dan support bapak Walikota, bapak Wakil Walikota, bapak Sekretaris Daerah serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, saya tentu tidak bisa mengikuti turnamen ini dan belum tentu bisa menjadi juara,” kata Mirza Ronald yang berpasangan dengan Doddy Kurniawan.

    Menurutnya, turnamen tenis kategori perorangan maupun beregu veteran level Jawa Timur dan nasional sebenarnya sangat banyak diselenggarakan di berbagai daerah. Prestasi ini merupakan sebuah kebanggaan serta pengakuan bagi seorang atlet.

    “Namun tugas saya sebagai Kasubag Protokol Pemerintah Kota Malang tentu tetap yang utama, khususnya ketika akhir pekan ketika giat pimpinan juga cukup banyak. Untuk itu tidak semua turnamen saya ikuti, tugas melayani pimpinan dalam hal keprotokolan tetaplah yang utama. Mungkin sesekali atau di waktu-waktu tertentu, saya mengajukan ijin kepada pimpinan di OPD saya untuk mengikuti turnamen tenis,” kata pria yang juga menjabat sebagai ketua PELTI Kota Malang ini.(jon)

  • Deretan Musisi Lintas Generasi Siap Guncang Panggung BRI Jazz Gunung Bromo 2026

    Malang Posco Media, Malang – Panggung megah festival musik etnik legendaris, BRI Jazz Gunung Bromo 2026, bersiap menjadi saksi pertemuan kolaborasi epik dari deretan musisi papan atas lintas generasi. Pada gelaran yang mengusung konsep curated concert experience ini, para penonton akan disuguhkan penampilan spektakuler dari nama-nama besar di belantika musik Indonesia dan internasional, yang akan tampil di tengah eksotisme alam pegunungan pada akhir pekan tanggal 24 dan 25 Juli 2026 di Amphiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

    Daftar pengisi acara utama tahun ini dipastikan sangat memikat dengan kehadiran solois berbakat Isyana Sarasvati dan penyanyi solo yang tengah naik daun, Bilal Indrajaya. Tidak kalah dinantikan, sang maestro jazz tanah air Indra Lesmana juga akan tampil bersama proyek musiknya, Indra Lesmana LLW, dengan menggandeng vokal bertenaga dari Eva Celia dan Teza Sumendra. Panggung kolaborasi internasional pun turut dihadirkan lewat penampilan Ring of Fire Project yang berkolaborasi dengan drumer asal Italia Simone Prattico serta pianis kawakan Sri Hanuraga. Kemeriahan warna musik jazz modern juga akan semakin terasa melalui penampilan dari grup musik Batavia Collective dan grup musik Ali.

    Selain deretan bintang di panggung utama, festival ini juga menjadi ruang unjuk gigi bagi para talenta muda potensial Indonesia. Melalui program Bromo Jazz Camp yang kini memasuki tahun ketiga, para musisi muda terpilih akan tampil dalam format intimate showcase setelah mendapatkan bimbingan intensif dari para mentor legendaris seperti Sri Hanuraga, Kevin Yosua, Hansen Arief, Nesia Ardi, Alfado Jacob, serta CEO Jazz Gunung Indonesia Bagas Indyatmono. Menariknya, panggung regenerasi ini juga akan disemarakkan oleh penampilan dari Kevin Yosua Big 6 bersama Nesia Ardi, Littlefingers, Plutato yang berkolaborasi dengan Cait Lin, hingga proyek kolaborasi lokal bertajuk “Turun Gunung” yang melibatkan bakat-bakat dari Komunitas Kemisan Jazz Malang.

    Rangkaian penampilan para musisi hebat ini bahkan sudah bisa dinikmati sejak hari pertama pembukaan festival pada Sabtu, 18 Juli 2026, lewat program gratis “Bromo Sunset Music and Culture” di Seruni Point yang menampilkan grup vokal ceria NonaRia. Bagi para penonton yang ingin menikmati lantunan musik para musisi favorit mereka sejak sore hari sembari menatap kabut senja Bromo, pihak penyelenggara kini menyediakan kategori tiket baru bernama “Before Sunset” dengan konsep free seating yang lebih terjangkau. Seluruh informasi pembelian tiket untuk menyaksikan langsung aksi panggung para musisi idola ini sudah dapat diakses secara resmi melalui situs seketiket.com serta aplikasi BRImo. (nda)

  • Gudang Munisi di Madiun Meledak, Akibatkan Korban Jiwa dan Luka-luka

    MALANG POSCO MEDIA – Sebuah ledakan dahsyat diduga terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) milik TNI AD  di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur,  Kamis tadi pagi.

    Informasi di lapangan menyebutkan bahwa ledakan tersebut terjadi pada Kamis pagi dan dilaporkan mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka dari pihak anggota militer. Namun belum ada konfirmasi resmi tentang kronologi dan korban dari pihak terkait.

    Pihak Komando Resor Militer (Korem) 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) membenarkan kejadian tersebut. Namun, penjelasan detail secara menyeluruh merupakan kewenangan tingkat pusat (Kodam V Brawijaya dan Mabes TNI).

    “Nanti pusat yang akan menyampaikan hasilnya,” ujar Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ Mayor Inf. Ismail saat dikonfirmasi para wartawan.

    Usai kejadian, aparat TNI langsung mengamankan lokasi dengan menutup akses menuju kawasan gudang untuk mendukung proses evakuasi dan sterilisasi area.

     Korban juga langsung dievakuasi ke RSUD Caruban Kabupaten Madiun guna mendapatkan penanganan selanjutnya.

    Pantauan wartawan di lokasi RSUD Caruban hingga Kamis sore menunjukkan pengamanan diperketat.

     Sejumlah personel TNI bersiaga di sekitar Instalasi Gawat Darurat (IGD) tempat para korban dirawat serta di area kamar jenazah.

    Sementara di lokasi ledakan, aparat melakukan pengamanan ketat dan membatasi aktivitas di sekitar Gudang Pusat Munisi. Sejumlah pejabat dari Kodam V/Brawijaya dan polisi militer juga dilaporkan telah berada di lokasi guna penanganan lebih lanjut. (ntr/nug)