MALANG POSCO MEDIA, MADIUN-Tim Tenis Kota Malang berhasil meraih juara Turnamen Tenis Lapangan Beregu Putra Piala Walikota Madiun, kemarin. Turnamen ini diadakan dalam rangka memperingati HUT Kota Madiun ke 108 dan diikuti 16 tim beregu putra se Jawa Timur.
Turnamen yang dibuka Sekretaris Daerah Kota Madiun ini tidak hanya mempertandingkan kategori beregu putra, namun juga kategori tunggal putra dan putri usia maksimal 24 tahun serta kategori perorangan veteran lokal Madiun.
Di partai semifinal tim Kota Malang mengalahkan Kabupaten Blitar dengan skor 2-0 dan di partai final mengalahkan Pelti Kota Kediri juga dengan skor 2-0.
Partai pertama di kelompok usia 115 tahun (min usia 55 tahun) Kota Malang menurunkan pasangan Nooriman/ Suyanto yang berhasil mengalahkan pasangan Kota Kediri Kuusmaidi/ Farid dengan skor 7-4. Di partai kedua partai kelompok usia 90 tahun (min usia 40 tahun) Kota Malang mengeluarkan pasangan Mirza Ronald (Pemkot Malang)/Doddy Kurniawan (PT. Bank SMBC Indonesia tbk.) yang selanjutnya menang dengan skor dramatis 7-6 tie break 4.
Partai ketiga dari Kota Malang Ari Sundoro/M. Sholihan melawan pasangan Kota Kediri Komari/Ridwan tidak dimainkan karena Kota Malang telah unggul 2-0.
“Gelar juara ini menjadi penyemangat bagi saya untuk mengabdi lebih baik di Pemerintah Kota Malang sebagai Kasubag Protokol, juga menjadi penyemangat bagi saya untuk mengikuti turnamen-turnamen lainnya kedepan. Tanpa doa dan support bapak Walikota, bapak Wakil Walikota, bapak Sekretaris Daerah serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, saya tentu tidak bisa mengikuti turnamen ini dan belum tentu bisa menjadi juara,” kata Mirza Ronald yang berpasangan dengan Doddy Kurniawan.
Menurutnya, turnamen tenis kategori perorangan maupun beregu veteran level Jawa Timur dan nasional sebenarnya sangat banyak diselenggarakan di berbagai daerah. Prestasi ini merupakan sebuah kebanggaan serta pengakuan bagi seorang atlet.
“Namun tugas saya sebagai Kasubag Protokol Pemerintah Kota Malang tentu tetap yang utama, khususnya ketika akhir pekan ketika giat pimpinan juga cukup banyak. Untuk itu tidak semua turnamen saya ikuti, tugas melayani pimpinan dalam hal keprotokolan tetaplah yang utama. Mungkin sesekali atau di waktu-waktu tertentu, saya mengajukan ijin kepada pimpinan di OPD saya untuk mengikuti turnamen tenis,” kata pria yang juga menjabat sebagai ketua PELTI Kota Malang ini.(jon)
Leave a Reply