STIE Malangkucecwara, Ajak Calon Wisudawan Kuasai Tiga Pilar Utama Dunia Kerja

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Wakil Ketua III STIE Malangkucecwara (ABM) Dr. Drs. Kadarusman, Ak., M.M., CA memberikan pembekalan penting bagi ratusan calon wisudawan dari jurusan Akuntansi dan Manajemen pada, Jumat (17/7).

Dalam acara tersebut, beliau menekankan tiga pilar utama yang wajib dimiliki lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja. Yaitu knowledge (pengetahuan), skill (keahlian), dan attitude (sikap). Pada pilar pertama, Kadarusman mengingatkan para lulusan untuk benar-benar menguasai ilmu dasar dari jurusan masing-masing.

Lulusan Akuntansi dituntut mampu menyusun laporan keuangan (financial statement), sementara lulusan Manajemen wajib memahami fungsi strategis dari konsentrasi mereka, seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Keuangan, maupun Pemasaran.

Ia meyakini bahwa kapasitas keilmuan yang diberikan oleh para dosen sudah lebih dari cukup. Namun, karena manusia memiliki sifat lupa, beliau menegaskan bahwa proses belajar tidak boleh berhenti setelah lulus. “Kewajiban Anda adalah selalu meningkatkan keilmuan kita dari sisi knowledge. Kita di STIE Malangkucecwara punya prinsip endless learning, yaitu belajar terus,” ujarnya di hadapan para calon wisudawan.

Selain pengetahuan, Kadarusman menekankan pentingnya skill atau keahlian praktis, seperti penguasaan Microsoft Excel atau spreadsheet. Lulusan strata satu (S1) juga didesain untuk ranah manajerial, sehingga memerlukan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang kuat agar mampu mempresentasikan ide-ide mereka dengan baik.

Sebagai pilar terakhir yang paling krusial, beliau menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai karakter yang dirangkum dalam akronim ATTITUDE. Nilai tersebut mencakup Appreciative atau sikap saling menghargai pendapat orang lain demi mengantisipasi lingkungan kerja yang toksik. Terkait hal ini, beliau berpesan agar lulusan tidak bersikap tinggi hati.

 “Jangan mentang-mentang pintar, lalu tidak menghargai pendapat orang lain. Ada kemungkinan Anda salah dan ada kemungkinan orang lain yang benar,” tuturnya.

Nilai berikutnya adalah Thoughtfulness untuk selalu berpikir kritis secara objektif menggunakan logika. Serta Teamwork karena kepintaran individu tidak akan memiliki arti tanpa adanya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama di dalam tim.

Terakhir, beliau menutup pembekalan dengan menekankan nilai Integrity atau integritas. Sebagai lulusan yang akan berkecimpung di bidang ekonomi dan keuangan, kejujuran menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. “Jika integritas dan kejujuran itu sudah tidak Anda miliki, maka selesai. Integritas adalah kejujuran, sesuatu yang mutlak dan wajib Anda punya,” pungkasnya dengan tegas.(hud/lim).

STIE Malangkucecwara, Ajak Calon Wisudawan Kuasai Tiga Pilar Utama Dunia Kerja // JUDUL

Wakil Ketua III STIE Malangkucecwara (ABM) Dr. Drs. Kadarusman, Ak., M.M., CA saat memberikan pembekalan bagi calon wisudawan, Jumat, (17/7) lalu.

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Wakil Ketua III STIE Malangkucecwara (ABM) Dr. Drs. Kadarusman, Ak., M.M., CA memberikan pembekalan penting bagi ratusan calon wisudawan dari jurusan Akuntansi dan Manajemen pada, Jumat (17/7).

Dalam acara tersebut, beliau menekankan tiga pilar utama yang wajib dimiliki lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja. Yaitu knowledge (pengetahuan), skill (keahlian), dan attitude (sikap). Pada pilar pertama, Kadarusman mengingatkan para lulusan untuk benar-benar menguasai ilmu dasar dari jurusan masing-masing.

Lulusan Akuntansi dituntut mampu menyusun laporan keuangan (financial statement), sementara lulusan Manajemen wajib memahami fungsi strategis dari konsentrasi mereka, seperti Manajemen Sumber Daya Manusia, Keuangan, maupun Pemasaran.

Ia meyakini bahwa kapasitas keilmuan yang diberikan oleh para dosen sudah lebih dari cukup. Namun, karena manusia memiliki sifat lupa, beliau menegaskan bahwa proses belajar tidak boleh berhenti setelah lulus. “Kewajiban Anda adalah selalu meningkatkan keilmuan kita dari sisi knowledge. Kita di STIE Malangkucecwara punya prinsip endless learning, yaitu belajar terus,” ujarnya di hadapan para calon wisudawan.

Selain pengetahuan, Kadarusman menekankan pentingnya skill atau keahlian praktis, seperti penguasaan Microsoft Excel atau spreadsheet. Lulusan strata satu (S1) juga didesain untuk ranah manajerial, sehingga memerlukan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang kuat agar mampu mempresentasikan ide-ide mereka dengan baik.

Sebagai pilar terakhir yang paling krusial, beliau menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai karakter yang dirangkum dalam akronim ATTITUDE. Nilai tersebut mencakup Appreciative atau sikap saling menghargai pendapat orang lain demi mengantisipasi lingkungan kerja yang toksik. Terkait hal ini, beliau berpesan agar lulusan tidak bersikap tinggi hati.

 “Jangan mentang-mentang pintar, lalu tidak menghargai pendapat orang lain. Ada kemungkinan Anda salah dan ada kemungkinan orang lain yang benar,” tuturnya.

Nilai berikutnya adalah Thoughtfulness untuk selalu berpikir kritis secara objektif menggunakan logika. Serta Teamwork karena kepintaran individu tidak akan memiliki arti tanpa adanya kolaborasi dan kemampuan bekerja sama di dalam tim.

Terakhir, beliau menutup pembekalan dengan menekankan nilai Integrity atau integritas. Sebagai lulusan yang akan berkecimpung di bidang ekonomi dan keuangan, kejujuran menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. “Jika integritas dan kejujuran itu sudah tidak Anda miliki, maka selesai. Integritas adalah kejujuran, sesuatu yang mutlak dan wajib Anda punya,” pungkasnya dengan tegas.(hud/lim).

Pilihan Editor