MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Talita Alya Nabilah (Kelas XII MIPA 7) dan Ahmad Kautsar R. (Kelas XII G) berhasil menyabet medali dalam ajang olimpiade sains tingkat internasional yang berlangsung di Benua Eropa dan Asia Tengah.
Dalam ajang International Biology Olympiad (IBO) 2026 yang digelar di Lithuania, Eropa, Talita sukses membawa pulang medali perak. Sementara itu, Kautsar berhasil mengamankan medali perunggu pada International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 di Uzbekistan, Asia Tengah.
Kepulangan kedua siswa berprestasi tersebut disambut hangat di Bandara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Selasa (21/7/2026).
Penjemputan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, KH. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., serta jajaran pejabat Kemenag dan guru madrasah.
Peraih medali perak IBO 2026, Talita Alya Nabilah, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi dan dukungan penuh seluruh warga madrasah.
”Pencapaian ini adalah keberhasilan bersama. Dukungan serta bimbingan dari guru, kepala madrasah, komite, hingga peran orang tua sangat menentukan langkah kami hingga bisa menjuarai ajang ini,” ujar Talita.
Senada dengan Talita, Ahmad Kautsar R. menilai tata kelola manajemen madrasah dan dukungan wali murid yang kuat menjadi kunci sukses para siswa MAN 2 Kota Malang untuk terus berlangganan juara di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Kemenag Kota Malang, KH. Achmad Shampton (Gus Shampton), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi internasional tersebut. Ia berharap pencapaian Talita dan Kautsar dapat menginspirasi siswa lainnya.
”Apa yang dicontohkan ananda Talita dan Kautsar diharapkan bisa memberikan keteladanan positif bagi siswa lain untuk terus belajar, berikhtiar, dan berani berkompetisi di tingkat dunia,” tutur Gus Shampton.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk terus mengelola pembelajaran secara transparan, profesional, dan akuntabel demi mencetak generasi unggul.
Ia juga mengabarkan bahwa Talita telah diterima di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melanjutkan studinya.
”Kami mendoakan ananda Talita dan Kautsar agar terus mengukir prestasi yang lebih cemerlang di jenjang perguruan tinggi nantinya,” kata Samsudin.
Pada hari yang sama, Selasa (21/7/2026), MAN 2 Kota Malang juga memperkuat positioning-nya di tingkat global dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Korea Muslim Foundation (KMF) di Surabaya.
Kerja sama ini berfokus pada pengembangan madrasah berasrama, peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, serta penguatan mutu siswa.
”MoU ini bertujuan memperluas jejaring dan kolaborasi internasional agar pengelolaan pendidikan di MAN 2 Kota Malang semakin bermutu, adaptif, dan berdaya saing global,” pungkas Samsudin. (imm)

