Progres Pembangunan Capai 88 Persen
MALANGPOSCOMEDIA, MALANG – Proyek pembangunan Jembatan Sonokembang memasuki tahap krusial. Hingga awal Juli ini, progres pekerjaan telah masuk dalam tahap akhir dan Jembatan Bailey yang digunakan sebagai akses sementara selama proses pembangunan Jembatan Sonokembang bakal segera dibongkar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Dandung Julhardjanto menyampaikan, akses jembatan akan ditutup sementara selama proses pembongkaran jembatan Bailey. Yakni mulai 9 Juli hingga 16 Juli mendatang.
“Progresnya sudah 88 persen. Penutupan akses pada 9-16 Juli itu dilakukan khusus untuk pembongkaran Jembatan Bailey sebagai tahapan akhir dari penyelesaian pembangunan,” ujar Dandung, Minggu (5/7) kemarin.
Dandung menjelaskan, meskipun pembongkaran Jembatan Bailey dijadwalkan selesai pada 16 Juli, namun masih terdapat beberapa pekerjaan teknis yang harus dirampungkan sebelum proyek benar-benar dinyatakan tuntas. Pihaknya saat ini tengah memfokuskan pengerjaan pada beberapa sisi konstruksi di sekitar jembatan.
“Masih ada pekerjaan konstruksi, terutama di lereng jembatan dan salurannya,” sebut Dandung.
Selama penutupan sementara, Pemkot Malang mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di sekitar wilayah tersebut, untuk mencari jalur alternatif. Pengendara juga diminta tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas selama proses pembongkaran berlangsung.
Setelah proses pembongkaran Jembatan Bailey selesai pada pertengahan bulan, kontraktor masih akan memaksimalkan waktu yang ada untuk menyelesaikan sisa pekerjaan tersebut. Ia berharap pembangunan jembatan senilai Rp 5,2 Miliar ini bisa tuntas sesuai target yang telah ditetapkan
“Sesuai kontrak, (proyek pembangunan Jembatan Sonokembang) ini berakhir 25 Juli nanti,” pungkasnya. (ian/van)

