MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Kebakaran yang menghebohkan kawasan Pasar Turen, Kabupaten Malang, Senin (13/7) sore, dipastikan bermula dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di dekat Pasar Sayur Turen. Kobaran api kemudian merembet hingga menghanguskan satu lapak pedagang, sebuah gudang sayuran, serta dua kamar mandi umum (MCK).
Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 17.30 WIB itu sempat membuat warga sekitar panik. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke lapak pedagang lainnya.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Saat kebakaran terjadi, aktivitas perdagangan di Pasar Sayur Turen telah berhenti sehingga lokasi dalam kondisi relatif sepi.
Usai proses pemadaman selesai, Bupati Malang HM Sanusi datang langsung meninjau lokasi sekitar pukul 20.51 WIB. Ia mengecek titik awal kebakaran di area tumpukan sampah sebelum melihat kondisi lapak pedagang yang terdampak.
“Bekas sampah lama terus merembet ke satu lapak,” ujar Sanusi.
Ia juga mengungkapkan, Pemkab Malang telah merencanakan penataan kembali kawasan lapak pedagang Pasar Sayur Turen menggunakan anggaran APBD 2027 agar kawasan pasar menjadi lebih tertata dan aman.
Sementara itu, Koordinator Pasar Turen Saefudin menjelaskan, bangunan yang terdampak terdiri atas dua unit MCK, satu lapak pedagang, dan sebuah gudang penyimpanan sayuran.
“Yang terbakar dua MCK, satu lapak, dan ada bangunan gudang sayuran. Tidak ada korban manusia,” katanya.
Menurut Saefudin, sampah yang berada di TPS tersebut berasal dari aktivitas pedagang Pasar Sayur Turen.
Di sisi lain, Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Satreskrim Polres Malang bersama Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Hasilnya akan kami sampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai,” pungkas Budiono. (den/aim)

