Semesta Mengabdi DEMA UIN Malang Berakhir, Tinggalkan Jejak Literasi dan Kepedulian Lingkungan di Poncokusumo

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA – Program Semesta Mengabdi yang digagas Kementerian Pengabdian Masyarakat Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi ditutup, Selasa (14/7), di Dusun Paras, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Selama dua pekan, mulai 1 hingga 14 Juli 2026, mahasiswa menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dengan mengusung tema “Bergerak Dalam Harmoni, Berdampak dengan Aksi.”

Penutupan kegiatan dihadiri Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) mewakili Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kepala Biro AAKK, Ketua LP2M, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Camat Poncokusumo mewakili Bupati Malang, Ketua Republik Gubuk Baca, Kepala Dusun Paras, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta mahasiswa peserta pengabdian.

Melalui Semesta Mengabdi, DEMA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjaga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Republik Gubuk Baca, Gus Irul, menjelaskan bahwa program pendampingan masyarakat di Kecamatan Poncokusumo terus diperluas melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Kecamatan Poncokusumo memiliki 17 desa, sementara pada pelaksanaan tahun ini program telah menjangkau 7 desa sebagai wilayah dampingan. Salah satu kolaborasi strategis yang dilakukan adalah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui pembinaan kader lingkungan bagi anak-anak yang dikemas dalam program Kader Cilik Menjaga Jagat, sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini,” jelasnya.

Penutupan Program Semesta Mengabdi juga dirangkai dengan peresmian Gubuk Baca oleh Ketua LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Malang melalui Camat Poncokusumo. Dalam pesannya, Bupati Malang menilai kehadiran mahasiswa tidak hanya memberi manfaat selama program berlangsung, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Dusun Paras dan sekitarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mewakili rektor menyampaikan terima kasih sekaligus penghargaan kepada seluruh mahasiswa dan pihak yang terlibat. Menurutnya, Semesta Mengabdi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengasah kepekaan sosial melalui pengabdian langsung di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah agar berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Malang.

Rangkaian penutupan semakin bermakna dengan peresmian Gubuk Baca oleh Ketua LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat budaya literasi, terutama bagi anak-anak di Dusun Paras.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Biro AAKK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadirannya menjadi wujud komitmen universitas dalam mendorong aktivitas kemahasiswaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui Semesta Mengabdi, DEMA UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin. Program ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya desa yang lebih mandiri, peduli lingkungan, dan memiliki budaya literasi yang semakin kuat. (adv/bua)

Pilihan Editor