MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menorehkan prestasi di bidang seni. Dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur 2026, UM berhasil meraih Juara Umum II dengan mengumpulkan 57 poin dan berhak mengirim tiga mahasiswa ke Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2026.
Berdasarkan hasil kompetisi yang diumumkan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), UM mengoleksi tiga medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu. Selain itu, kontingen UM juga meraih tiga Juara Harapan I, satu Harapan II, dan tiga Harapan III. Hasil tersebut menempatkan UM di posisi kedua, tepat di bawah UNESA sebagai juara umum.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UM Prof. Dr.Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara intensif kepada para mahasiswa. “Tahun ini kami menargetkan UM lebih berperan di tingkat nasional. Alhamdulillah, tiga wakil UM berhasil menjadi Juara I di PEKSIMIDA sehingga berhak tampil di PEKSIMINAS 2026 di Universitas Jember,” ujarnya, Sabtu, (18/7).
Tiga mahasiswa yang akan mewakili Jawa Timur di tingkat nasional berasal dari cabang Vocal Group, Penulisan Puisi, dan Baca Puisi Putra. Sesuai regulasi, hanya peraih Juara I tingkat provinsi yang berhak melaju ke PEKSIMINAS.
PEKSIMIDA Jatim 2026 diikuti sekitar 400 mahasiswa dari 44 perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur. Ajang ini menjadi wadah pengembangan bakat seni sekaligus mengukur kemampuan mahasiswa dalam bidang seni dan budaya.
Prof. Siti berharap para delegasi mampu mempertahankan performa terbaik dan membawa prestasi bagi UM maupun Jawa Timur di tingkat nasional. “Kami berharap, prestasi ini terus dijaga dengan performa yang baik. Sehingga mampu memberikan kemampuan yang maksimal dan meraih prestasi di tingkat nasional,” pungkasnya.
Selain berprestasi, UM juga dipercaya menjadi tuan rumah pembukaan PEKSIMIDA Jatim 2026 di Graha Cakrawala pada 7-13 Juli 2026 lalu. Kampus tersebut turut menjadi lokasi pelaksanaan tiga cabang lomba sastra, yakni penulisan cerpen, penulisan lakon, dan penulisan puisi. (hud/lim).

