Seleksi Terbuka, Akademi Arema FC Tambah Amunisi EPA

Seleksi Terbuka, Akademi Arema FC Tambah Amunisi EPA

Written by

in

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Seleksi terbuka Akademi Arema FC mulai membuahkan hasil positif. Tim pelatih menilai animo peserta sangat tinggi, bahkan menemukan sejumlah pemain yang kualitasnya dinilai mampu bersaing, bahkan melebihi sebagian skuad reguler akademi saat ini.

Seleksi yang diikuti kelompok usia U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18 tersebut menjadi bagian dari upaya Arema FC memperkuat fondasi pembinaan pemain muda sekaligus menjaring talenta terbaik untuk menghadapi berbagai kompetisi kelompok usia.

Head of Youth Development Arema FC Doni Suherman mengaku puas, dengan kualitas peserta pada hari pertama seleksi. Menurutnya, kelompok usia U-16 dan U-18 menjadi yang paling menonjol karena banyak dihuni pemain dengan kemampuan di atas ekspektasi tim pelatih.

“Kelompok U-16 dan U-18 dipenuhi anak-anak yang berkualitas. Kami mendapatkan pemain-pemain yang sedikit di atas kualitas pemain reguler yang sudah ada sebelumnya. Saya bersyukur karena di seleksi ini kami bisa mendapatkan pemain-pemain yang sebelumnya belum kita miliki,” ujar Doni.

Ia mengungkapkan, cukup banyak peserta yang berpeluang direkrut memperkuat Akademi Arema FC. Bahkan, khusus kelompok U-18, kualitas pemain dinilai sangat merata hingga mampu membentuk lebih dari satu tim dengan karakter permainan sesuai filosofi klub.

“Para pemain potensial yang dalam dua hingga tiga tahun ke depan bisa menunjukkan kualitasnya di kelompok usia masing-masing. Terutama di U-18, banyak anak-anak yang bisa bersaing dengan pemain reguler kami. Bahkan saya melihat ada lebih dari satu tim yang memiliki karakter bermain sesuai dengan filosofi Arema,” katanya.

Doni menambahkan, seleksi terbuka akan menjadi agenda rutin Akademi Arema FC. Dalam satu musim, idealnya proses penjaringan pemain dilakukan dua kali untuk memenuhi kebutuhan skuad di berbagai kompetisi usia muda.

Menurutnya, Akademi Arema FC harus mempersiapkan tim terbaik menghadapi Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, Malang Junior League (MJL), hingga Liga TopSkor.

“Dalam satu tahun memang harus ada dua kali seleksi. Karena kami harus mengikuti banyak kompetisi seperti Elite Pro Academy (EPA), Piala Soeratin, MJL hingga Liga TopSkor. Target utama kami adalah menyiapkan tim yang kompetitif di EPA, sehingga kami membutuhkan pemain-pemain dengan kualitas terbaik. Dari seleksi hari ini saya melihat banyak anak yang layak masuk ke tim EPA,” jelasnya. (rex/bua)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *