Shasi Kirana Banggakan Kota Batu,Wakili Jatim di Ajang Puteri Kebudayaan Indonesia 2026

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Talenta muda asal Kota Batu Shasi Kirana berhasil mengharumkan nama daerah setelah dinobatkan sebagai Puteri Kebudayaan Indonesia Jawa Timur 2026. Prestasi tersebut mengantarkan pelajar asal Kota Batu itu menjadi wakil Provinsi Jawa Timur pada ajang Pemilihan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2026 tingkat nasional.

​Keberhasilan Shasi diraih melalui proses seleksi yang diikuti secara mandiri di tingkat Provinsi Jawa Timur. Meski mendaftar secara independen, ia membawa identitas Kota Batu hingga berhasil meraih gelar juara dan berhak melaju ke tingkat nasional.

​Prestasi gemilang ini mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota Batu Nurochman. Ia mengaku sangat bangga melihat anak muda dari Kota Batu memiliki kepedulian yang besar terhadap kelestarian budaya, sekaligus mampu bersaing di level tertinggi.

​”Kami atas nama Pemerintah Kota dan seluruh masyarakat Batu merasa sangat bangga atas capaian Shasi Kirana. Ini membuktikan bahwa generasi muda kita memiliki potensi luar biasa dan berkarakter kuat. Kami mendukung penuh langkah Shasi untuk maju ke tingkat nasional,” ujar Nurochman.

Cak Nur sapaan akrab ​Wali Kota berharap, keikutsertaan Shasi di ajang nasional tidak sekadar mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi misi penting untuk mengenalkan kekayaan dan kearifan lokal Kota Batu kepada masyarakat Indonesia yang lebih luas.

Sebelum tampil di tingkat provinsi, Shasi sendiri memang telah menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya sebagai Duta Kebudayaan Remaja Malang 2025 dan Puspa Remaja Intelegensia. Bekal pengalaman tersebut menjadi modal penting saat mengikuti seleksi hingga akhirnya dipercaya mewakili Jawa Timur.

​Dalam persiapan menuju kompetisi nasional, Shasi juga telah menjalani audiensi langsung dengan Wali Kota Nurochman di Balai Kota Among Tani, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Wali Kota menitipkan pesan agar Shasi tetap rendah hati dan terus memperdalam wawasan budayanya.

​Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto, juga mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, meski proses pendaftaran dilakukan secara mandiri, Shasi berhasil mengangkat nama Kota Batu hingga tingkat provinsi.

​”Alhamdulillah kita bangga dia bisa menjadi juara satu. Setelah menang di tingkat Provinsi Jawa Timur, dia akan maju ke tingkat nasional. Kami juga sudah bertemu saat audiensi bersama Wali Kota Batu,” ungkapnya.

​Onny mengatakan, Dinas Pariwisata siap merangkul Shasi untuk mengikuti berbagai program pengembangan duta budaya apabila yang bersangkutan berkenan. Nantinya, pembinaan akan melibatkan Dewan Kesenian Kota Batu serta para budayawan agar wawasan budaya yang dimiliki semakin luas.

​Menurutnya, penguatan kompetensi tersebut penting agar Shasi mampu memperkenalkan kekayaan budaya Kota Batu di tingkat nasional. Salah satu budaya yang rencananya akan ditampilkan adalah Batik Bantengan, yang menjadi identitas budaya khas daerah.

​”Kami berharap Shasi terus belajar, memperkaya ilmu, dan mengenalkan budaya Kota Batu kepada masyarakat luas. Talenta yang dimiliki sangat baik sehingga perlu mendapatkan pendampingan dan dukungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

​Selain pembinaan dari Pemerintah Kota Batu, Onny menilai dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga diperlukan mengingat Shasi kini membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Jawa Timur agar potensi yang dimiliki Shasi dapat terus berkembang.

​Saat ini Shasi tengah mengikuti proses karantina dan seluruh tahapan nasional yang diselenggarakan di Yogyakarta sebagai wakil resmi Provinsi Jawa Timur pada ajang Puteri Kebudayaan Indonesia 2026.(eri/lim)

Pilihan Editor