Bachtiar: Terus Pangkas Waktu Tunggu Pasien Lewat Inovasi Layanan
MALANG POSCO MEDIA – Komitmen RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kembali mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.
Berdasarkan hasil survei terbaru, capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) RSSA untuk Semester I Tahun 2026 berhasil menyentuh angka 87,94 dengan predikat Baik.

Meski telah meraih predikat memuaskan, manajemen RSSA menegaskan tidak akan berpuas diri. Capaian ini justru menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan kuat untuk terus mendongkrak kualitas pelayanan ke titik tertinggi, dengan fokus utama pada percepatan waktu tunggu pasien.
Direktur RSSA, Dr. M. Bachtiar, menyatakan bahwa seluruh jajaran rumah sakit menyadari betul bahwa pelayanan yang cepat dan tepat merupakan harapan utama masyarakat saat berobat.
“Nilai 87,94 ini adalah bukti kepercayaan masyarakat, sekaligus cambuk bagi kami untuk terus berbenah. Kami tidak berhenti di sini. Fokus utama RSSA saat ini adalah memangkas waktu tunggu pasien di setiap lini pelayanan melalui integrasi teknologi dan pembenahan fasilitas,” ujar Dr. M. Bachtiar.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, RSSA telah mengimplementasikan sejumlah inovasi berbasis teknologi informasi serta peningkatan sarana prasarana, di antaranya:
Sistem Face Recognition DPJP: Penerapan teknologi pengenalan wajah bagi Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) untuk memastikan operasional pelayanan dokter di poliklinik rawat jalan berjalan lebih lancar dan tepat waktu.

Optimalisasi Antrean Online: Mempermudah dan mempercepat proses pendaftaran rawat jalan bagi pasien agar lebih efisien.
Program RAOS SAE: Layanan pengantaran obat gratis langsung ke rumah pasien, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama di loket farmasi.
Peningkatan Fasilitas Farmasi: Penambahan loket farmasi di Ruang HD Malahayati serta penambahan tenaga kefarmasian di Apotek JKN untuk mempercepat pelayanan resep.
Perluasan Ruang Perawatan: Menambah kapasitas ruang Low Care, High Care, hingga ICU. Langkah ini efektif memangkas waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang membutuhkan ruang perawatan inap.
Aplikasi Antrean Operasi & MRI Baru: Mempercepat pengembangan aplikasi penjadwalan tindakan operasi agar lebih efektif, serta menambah fasilitas mesin MRI baru untuk mengurai antrean pemeriksaan penunjang.
Dr. M. Bachtiar menambahkan, bagi RSSA, kepuasan masyarakat tidak hanya diukur dari angka survei di atas kertas, melainkan dari pengalaman nyata setiap pasien yang datang berobat.
Melalui pembenahan sarana dan integrasi teknologi ini, RSSA berkomitmen untuk terus berinovasi demi menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, nyaman, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (has)
Leave a Reply