Pasca Pelantikan Sekda, Kepala Bapenda Kota Batu Jadi Plt Kadindik

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Roda birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali bergerak. Wali Kota Batu Nurochman secara resmi menunjuk Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu Muhammad Nur Adhim untuk mengemban tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Batu.

Langkah strategis ini diambil guna mengisi kekosongan kursi pimpinan di Dinas Pendidikan. Jabatan tersebut sebelumnya ditinggalkan oleh pejabat lama yang baru saja mendapatkan promosi dan dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu.

“Sementara posisi tersebut dijabat oleh Pak Adhim sebagai Plt Kepala Dindik. Saat ini beliau juga tetap menjalankan tugas utamanya sebagai Kepala Bapenda,” ujar Nurochman kepada Malang Posco Media pada, Rabu (8/7).

Saat disinggung mengenai kemungkinan adanya mutasi atau perombakan jabatan struktural yang lebih luas, Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini memberikan sinyal hijau. Ia mengonfirmasi bahwa penataan birokrasi di Pemkot Batu akan terus bergulir dalam waktu dekat demi penyegaran organisasi.

Menurut Cak Nur, skema penunjukan Plt saat ini merupakan langkah awal yang nantinya akan dilanjutkan dengan proses uji kompetensi (job fit). Targetnya, jabatan-jabatan strategis yang saat ini masih lowong atau diisi oleh pelaksana tugas akan segera memiliki pejabat definitif.

“InsyaAllah dalam waktu dekat segera ada perombakan. Skema saat ini baru pengisian Plt, yang nantinya bakal melewati proses uji kompetensi terlebih dahulu. Kami ingin sekalian mengisi jabatan-jabatan kosong agar segera definitif. Targetnya semoga di awal Agustus nanti sudah beres, mohon doanya agar semua lancar,” tuturnya.

Selain mengumumkan posisi Plt Kadindik, politisi PKB ini juga menaruh perhatian besar pada performa Sekda Kota Batu yang baru dilantik. Cak Nur menegaskan bahwa dirinya telah memberikan instruksi khusus dan tegas kepada Sekda untuk segera melakukan pembenahan internal di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ada dua poin utama yang menjadi sorotan Wali Kota. Pertama Sekda diminta segera mengonsolidasikan seluruh kepala OPD agar bekerja dalam satu ritme yang sama. Kedua seluruh OPD dituntut melakukan akselerasi atau percepatan terhadap realisasi APBD agar penyerapan anggaran bisa berjalan optimal.

Cak Nur menekankan bahwa percepatan realisasi anggaran ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan target makro daerah. Ia ingin seluruh program kerja OPD sejalan dengan visi dan misi pembangunan “Mbatu SAE”, sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Di mata Cak Nur, posisi Sekretaris Daerah memiliki peran yang amat vital dalam struktur pemerintahan. Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan motor penggerak utama jalannya roda pemerintahan di daerah.

“Sekda adalah simpul utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dari sinilah koordinasi dibangun, kebijakan dikawal, pelayanan dipastikan berjalan dengan baik, dan seluruh perangkat daerah disinergikan,” jelasnya.

Ia optimistis, melalui kerja sama yang solid dan komitmen kuat dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkot Batu mampu membangun birokrasi yang lebih profesional, adaptif, bersih, dan melayani. Hal ini dinilai menjadi fondasi penting untuk menyongsong target besar Indonesia Emas 2045.

“Saya berharap kolaborasi bisa menjadi budaya kerja kita, integritas sebagai landasan utama dalam mengabdi, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat harus selalu menjadi orientasi utama birokrasi kita,” pungkas Cak Nur.(eri/lim)

Pilihan Editor