MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Guna menjamin keselamatan dan kenyamanan para wisatawan selama masa libur sekolah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu bersama tim gabungan gencar melaksanakan inspeksi keselamatan lalu lintas atau ramp check. Selama tiga hari berturut-turut, mulai Senin (6/7) hingga Rabu (8/7), petugas menyisir sejumlah titik strategis mulai dari garasi armada hingga kawasan parkir destinasi wisata utama di Kota Batu.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Batu Hari Juni Susanto, SE, MM, menyampaikan bahwa rangkaian operasi maraton ini bertujuan memastikan seluruh angkutan penumpang umum, khususnya bus pariwisata, Elf, dan Hiace yang masuk ke Kota Batu, benar-benar memenuhi persyaratan teknis serta laik jalan.
“Keselamatan wisatawan adalah prioritas utama kami, terlebih di tengah lonjakan kunjungan libur sekolah ini. Melalui ramp check gabungan ini, kami ingin memastikan kelaikan sasis, sistem keselamatan kendaraan, hingga legalitas dokumen berkendara para sopir,” ujar Hari Juni Susanto dalam keterangannya, Kamis (9/7) kemarin.
Operasi gabungan ini melibatkan personel lintas instansi, di antaranya UPT P3 LLAJ Malang Dishub Provinsi Jatim, Satlantas Polres Batu (Unit Kamsel), Penguji Kendaraan Bermotor, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan (Dinkes), Kesbangpol, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu.
Dari rekapitulasi empat laporan kegiatan pengawasan, tim gabungan telah memeriksa total 28 unit kendaraan angkutan wisata. Hasilnya menunjukkan masih adanya kelalaian dari para penyedia jasa armada.
Pada, Senin (6/7) dilaksanakan di Garasi Bima Trans, Pendem petugas melakukan pengecekan awal di garasi bus pariwisata. Dari 1 unit bus PO Bima Trans (Nopol AG 7012 UC) yang diperiksa, kendaraan dinyatakan laik jalan namun dengan catatan penting, yaitu pintu daruratnya terhalang oleh susunan kursi (seat). Kru bus langsung diperingatkan untuk segera melepas kursi tersebut demi keselamatan evakuasi.
“Kemudian, Selasa (7/7) di Parkir Wisata Jatim Park II sebanyak 13 armada (1 bus, 5 Hiace, dan 7 Elf) diperiksa. Hasilnya, hanya 3 kendaraan yang dinyatakan laik jalan murni. Sementara 10 armada lainnya harus berjalan dengan catatan akibat pelanggaran administratif. Seperti buku uji KIR kedaluwarsa, STNK mati, pajak mati, serta Kartu Pengawasan (KPs) yang masih dalam proses,” paparnya.
Selanjutnya, Rabu (8/7) Juli 2026 di Parkir Wisata Selecta, Tim gabungan yang kali ini diperkuat BNN Kota Batu memeriksa 9 armada (7 bus dan 2 Elf). Hasilnya cukup memprihatinkan, tidak ada satu pun armada yang laik jalan murni. Sebanyak 7 kendaraan masuk kategori dengan catatan, dan 2 armada bus dinyatakan Tidak Laik Jalan karena pelanggaran berat pada dokumen KIR, STNK, dan pajak yang kedaluwarsa.
“Di hari yang sama juga dilakujan di Kawasan Alun-Alun Kota Batu, petugas memeriksa 5 armada (3 bus dan 2 Elf). Ditemukan 2 kendaraan laik jalan, 2 dengan catatan, dan 1 armada dinyatakan Tidak Laik Jalan akibat pengemudi menggunakan SIM yang sudah mati,” imbuhnya.
Selain memeriksa fisik dan surat kendaraan, dalam operasi di Jatim Park II, Selecta, dan Alun-Alun, tim medis dari Dinkes dan BNN juga melakukan pemeriksaan kesehatan intensif bagi para pengemudi, meliputi cek tensi darah hingga tes urine demi mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di jalan raya.
Hari Juni menegaskan, terhadap armada yang ditemukan melanggar, petugas langsung menjatuhkan tindakan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemilik maupun kru bus juga diberikan edukasi serta peringatan keras agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.
“Kami tidak segan-segan menjatuhkan sanksi dan melakukan penindakan bagi armada yang tidak laik jalan. Kami juga mengimbau kepada para pengusaha otobus dan wisatawan agar selalu memeriksa kembali kesiapan armada serta kelengkapan surat-surat kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Jangan korbankan nyawa penumpang demi mengejar keuntungan,” tegasnya.
Pada, Jumat (10/7) ini Dishub dan tim gabungan juga akan melakukan ramp check terhadap kendaraan wisata yang masuk ke Kota Batu. Mengingat pada akhir pekan ini diperkirakan masih banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Batu.(eri/lim)

