Serap Aspirasi Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo ST MT Tahun 2026; Perangi Narkoba, Dukung Daya Kreatif  Generasi Muda

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo ST MT  menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperkuat ekosistem kreatif kepemudaan di Kota Malang.

Hal tersebut disampaikannya di sela-sela menggelar dialog serap aspirasi  mengisi reses  yang dihadiri oleh sekitar 200 perwakilan pemuda dari 12 kelurahan di Kecamatan Lowokwaru, Senin (6/7) malam.

Ginanjar mengungkapkan, suara dan keresahan riil dari generasi muda harus ditangkap secara utuh tanpa ditunggangi kepentingan apa pun. Menurutnya, selama ini masih banyak usulan dari pemuda yang tidak terakomodasi dalam kamus usulan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang.

“Mereka tidak ingin hanya sekadar pelatihan-pelatihan saja, tetapi juga membutuhkan penguatan berupa pengadaan alat atau sarana penunjang. Ini yang akan kami usulkan untuk merevisi kamus usulan Bappeda agar benar-benar menyentuh keinginan pemuda,” ujar Ginanjar.

Langkah ini dinilai krusial mengingat hampir 50 persen penduduk Kota Malang didominasi oleh kelompok pemuda. Wakil rakyat dari Dapil Lowokwaru ini menekankan, maju tidaknya  Kota Malang ke depan sangat bergantung pada pemberdayaan pemudanya.

Oleh karena itu, program kepemudaan tidak boleh hanya menjadi pemenuhan rutinitas program, melainkan harus berkelanjutan. Dalam reses kali ini, lembar aspirasi yang disediakan diakui terisi penuh oleh gagasan para pemuda yang hadir, mulai dari perwakilan Karang Taruna, pelaku kesenian, hingga pegiat sosial kemasyarakatan.

Kedepan, politisi dari Partai Gerindra ini menyatakan bakal terus mendampingi kelompok pemuda, terutama untuk membangun ekosistem kreatif yang mandiri dan berkelanjutan. Sehingga tidak hanya bertumpu pada fasilitas formal seperti Malang Creative Center (MCC).

Dalam kesempatan itu pun, Ginanjar juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai langkah preventif ini diambil untuk memastikan pemuda Kota Malang tetap produktif dan terhindar dari bahaya peredaran narkoba.

“Bandar narkoba itu tahu simpul-simpul pemuda. Agar mereka tidak disibukkan ke arah negatif, maka kita wadahi dan sibukkan mereka dengan kegiatan yang positif dan kreatif. Pencegahan itu harus berjalan beriringan dengan proses kegiatan nyata,” tandasnya. (ian/van)

Pilihan Editor