Spanyol vs Belgia
MALANG POSCO MEDIA – Belgia membawa misi besar saat menghadapi Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, Los Angeles, Sabtu (11/7) kick off 02.00 WIB. Meski tidak lebih diunggulkan dibanding La Roja, Setan Merah diyakini tetap memiliki peluang menciptakan kejutan berkat kualitas para pemain senior dan kecepatan lini depannya.
Kapten Kevin De Bruyne masih menjadi otak permainan Belgia. Gelandang berpengalaman itu diperkirakan menjadi penentu ritme permainan sekaligus penyuplai bola bagi Lois Openda maupun Jeremy Doku yang mengandalkan kecepatan. De Bruyne menegaskan Belgia tidak gentar menghadapi salah satu favorit juara.
“Kami tahu kualitas Spanyol, tetapi pertandingan seperti ini ditentukan oleh detail kecil. Kami siap bersaing,” ujarnya.
Sementara itu, Spanyol tetap percaya diri dengan generasi mudanya. Kombinasi Pedri, Rodri, Lamine Yamal, dan Nico Williams menjadi kekuatan utama yang membawa La Roja tampil impresif sepanjang turnamen.
Pelatih Luis de la Fuente meminta anak asuhnya tidak terlena dengan status unggulan, justru wapada serangan balik mematikan dari Belgia. “Kami harus bermain dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Belgia memiliki kualitas untuk menghukum setiap kesalahan,” tegasnya.
Duel lini tengah diperkirakan menjadi kunci pertandingan. Jika Rodri dan Pedri mampu mengendalikan tempo, Spanyol berpeluang mendikte permainan. Namun bila Belgia berhasil memaksimalkan serangan balik melalui De Bruyne dan Doku, laga bisa berubah menjadi pertarungan terbuka hingga menit-menit akhir. (bua)

