MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Pemkot Malang resmi memulai Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah (GAMAS). Program tersebut bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, tepatnya pada Senin (13/7) hari ini.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang Donny Sandito menjelaskan, gerakan tersebut bukan sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi menjadi simbol kehadiran ayah dalam kehidupan anak. Sebab selama ini, isu minimnya keterlibatan ayah atau fatherless masih menjadi perhatian di tingkat nasional.
“Salah satunya paling tidak dengan berkontribusi berperan dalam pendidikan anak. Bukan secara misalnya anak harus masuk di sekolah favorit, tidak. Tetapi misalnya dengan mendampingi anak dalam belajar, proses selama anak sekolah, termasuk mengantar anak,” jelas Donny, Minggu (12/7).
Pemkot Malang dikatakan Donny juga telah mengeluarkan edaran resmi yang menjadi dasar program tersebut. Yakni Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 19 Tahun 2026. Menurut Donny, sebagian besar sekolah di Kota Malang pun memulai kegiatan belajar rata rata sekitar pukul 07.00. sedangkan jam masuk kerja umumnya pukul 08.00. Kondisi itu dinilai masih memungkinkan bagi para ayah untuk mengantar anak sebelum berangkat bekerja.
Donny pun berharap para ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga aktif mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk memberikan dukungan dalam pendidikan sejak hari pertama sekolah
“Sering dikutip oleh Pak Menteri (BKKBN, red), di Indonesia ini fatherlessnya lumayan tinggi atau ketidakhadiran sosok ayah pada pengasuhan anak. Sehingga harapan kami kepada para ayah, selain bekerja mencari uang juga tetap bisa menjadi pendamping di keluarga untuk pengasuhan anak,” tandas dia. (ian/aim)
Leave a Reply