Serap Aspirasi Anggota Komisi A DPRD Kota Malang  H.Rokhmad S. Sos Tahun 2026, Angkat Tema Pentingnya Ketahanan Keluarga

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG- Anggota Komisi A DPRD Kota Malang H Rokhmad S. Sos menggelar dialog serap aspirasi mengisi reses 6-7 Juli lalu. Politisi PKS ini mengadakan dialog di tiga lokasi. Total dihadiri 200 peserta.

Lokasi pertama dihadiri 80 peserta diadakan di gedung Istana Bawang dari pasangan keluarga Bahagia. Lokasi kedua di Gedung SD Plus Qurrotaa’yun  diikuti  50 peserta  dari para pecinta pendidikan. Sedangkan titik ketiga  di halaman rumah ustadz dewan Rokhmad diikuti sebanyak  70 peserta  dari para tokoh masyarakat utusan dari 4 Ketua RT 1,2,3 dan 4 dan RW 08 Kelurahan Gadang.

‘’Alhamdulillah dialog dalam rangka reses lancar dan sukses  terbukti dari kehadiran peserta reses yang hampir 100 persen terpenuhi,’’ kata wakil rakyat yang akrab disapa ustadz dewan ini.

Di lokasi  pertama didatangkan pemateri ustadz Ernanto Joko Purnomo bersama istrinya, dalam rangka hari keluarga Nasional 2026. Reses mengangkat tema meningkatkan kualitas hidup keluarga. Agar bisa berkualitas hidup maka pasangan suami istri harus punya ilmu saling belajar, saling memahami dan punya misi bersama untuk bersama bahagia dan mensejahterakan keluarga. 

HADIAH: Anggota Komisi A DPRD Kota Malang
H Rokhmad S. Sos menyerahkan door prize untuk
keluarga Sakinah bahagia.

Ustadz Rokhmad juga mengucapkan selamat hari keluarga 2026. “Mari yang membawa pasangan kita peluk cium pasangan kita katakan I love you,’’ kata Ustadz Rokhmad sembari memanggil istrinya kedepan dan memberi contoh pelukan hangat.

Karena apabila suami istri rukun damai masalah anak, mulai ekonomi, pendidikan kesejahteraan dan sosial terpenuhi. Itu  karena kata dia,  suami istri adalah kunci dalam keluarga.

‘’Kenapa ada anak terjerat narkoba, miras, kenakalan remaja dan pergaulan yang menyimpang seperti LGBT,  kebanyakan disebabkan kurangnya perhatian orang tua kepada anak-anaknya,’’ kata wakil rakyat dari Dapil Sukun ini.

Selaku wakil rakyat terus akan mendorong adanya payung hukum keluarga dengan adanya undang-undang dan perda  ketahanan keluarga.

Di lokasi kedua ustadz dewan banyak dicurhati para pecinta pendidikan agar pelayanan pendidikan ditingkatkan. Begitu juga anggaran pendidikan tidak boleh dikurangi utamanya BOSDA dan Hibah untuk sekolah swasta.

Mendapat curhatan warga,  ustadz dewan Rokhmad bangga terhadap masyarakat yang peduli   pendidikan. Disampaikan bahwa APBD Kota Malang dari Rp 2 Triliun 600 Miliar amanah undang-undang telah dipenuhi bahkan 27 persen atau Rp 625 miliar anggaran untuk pendidikan. ‘’Oleh karena itu anak-anak di Kota Malang  tidak boleh ada yang tidak sekolah. Semua wajib sekolah,’’ katanya.

Bahkan  lanjut dia, ada Sekolah Rakyat di Kota Malang siswanya utusan dari kelompok keluarga miskin dhuafa dan yang putus sekolah. ‘’Agar smua bisa sekolah sehingga mereka memiliki masa depan,’’ sambung dia.

Di lokasi ketiga, Selasa (7/7), peserta dialog berasal dari   tetangga kanan kiri di Perumahan Cahaya Raya Gadang Regency begitu semangat saat reses. Suasana cair aman terkendali karena ketua LPMK dan sekertaris kelurahan Gadang ikut membersamai dalam reses.

Pernyataan tegas disampaikan oleh ulama  tokoh diperumahan yang biasanya disebut ustadz Abdul Adhim mempertanyakan bagaimana sikap pemerintah terkait peredaran minuman keras dan bagaimana mengatasi bahaya  LGBT.Sebagai wakil rakyat ia bahagia melihat warga tetangganya semangat mencintai lingkungan.  Untuk masalah peredaran Miras, ia menegaskan Kota Malang punya Perda nomor  4 tahun 2020 tentang pengendalian minuman berakhohol. Selaku ketua pansus terus mendorong agar pemerintah Kota Malang tegas dalam penegakan perda sehingga kota Malang mbois berkelas, termasuk juga siap memerangi LGBT karena bertentangan dengan Agama dan nilai Pancasila. (van)

Pilihan Editor