Angkot Gratis Pelajar Siap Meluncur Bulan Ini

Written by

in

,

MALANGPOSCOMEDIA, MALANG – Program angkutan pelajar gratis berbasis angkutan kota (angkot) di Kota Malang tinggal selangkah lagi direalisasikan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan seluruh persiapan hampir rampung dan menargetkan layanan mulai beroperasi pada bulan ini, setelah Peraturan Wali Kota (Perwal) resmi diterbitkan.

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, regulasi sebagai payung hukum program saat ini memasuki tahap finalisasi. Di saat bersamaan, berbagai persiapan teknis juga terus dikebut, mulai dari koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) hingga finalisasi bersama koperasi serta para sopir angkot.

“Pada prinsipnya prosesnya sudah berjalan. Tinggal penyelesaian teknis seperti mekanisme dengan koperasi dan penggandaan stiker penanda untuk armada. Kalau dipersentase, persiapannya sudah sekitar 95 persen. Yang pasti bulan ini sudah berjalan,” ujar Jaya, sapaan akrabnya, usai rapat bersama koperasi dan sopir angkot di Kantor Dishub Kota Malang, Selasa (14/7).

Dishub juga memastikan tidak semua angkot akan dilibatkan dalam program tersebut. Hanya armada yang memenuhi standar administrasi dan kelayakan teknis yang dapat dikontrak melayani angkutan pelajar.

Persyaratan itu meliputi kepemilikan Kartu Pengawasan (KPS), kelengkapan administrasi seperti STNK, BPKB, bukti lulus uji kir, hingga kondisi fisik kendaraan yang dinilai layak beroperasi.

Menurut Jaya, masih terdapat sejumlah armada dengan kondisi yang perlu diperbaiki. Karena itu, Dishub telah meminta operator melakukan pembenahan, termasuk pada kondisi bangku penumpang dan fasilitas di dalam kendaraan.

“Dari 199 angkot yang memiliki KPS, saat ini sedikitnya 80 armada sudah siap dikontrak karena memenuhi persyaratan administrasi maupun kelayakan kendaraan,” katanya.

Sebelum program resmi diluncurkan, Dishub bersama Disdikbud akan melakukan sosialisasi kepada sekolah dan orang tua siswa. Langkah itu dilakukan agar masyarakat memahami mekanisme layanan sekaligus mendorong kembali penggunaan transportasi umum di kalangan pelajar.

Dalam pelaksanaannya nanti, angkot gratis hanya beroperasi pada jam keberangkatan dan kepulangan sekolah. Setelah jam layanan pelajar berakhir, armada akan kembali beroperasi seperti biasa untuk melayani penumpang umum.

“Kami mengontrak 80 armada untuk melayani angkutan pelajar mulai pagi hingga jam sekolah selesai. Setelah itu mereka kembali melayani masyarakat umum seperti biasa,” pungkas Jaya. (ian/aim)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *