MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Malang kembali beroperasi setelah libur sekolah. Salah satunya, SPPG Malang Singosari Tamanharjo. Hari pertama masuk sekolah Senin (13/7) kemarin, SPPG dibawah naungan Lanud Abdulrachman Saleh ini mendistribusikan 2.209 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada peserta didik dan golongan B3 Posyandu. “B3 merupakan kelompok ibu hamil, ibu menyusui dan balita non PAUD,’’ kata Kepala SPPG Malang Singosari Tamanharjo Fizar Wildan Setiawan, kemarin.
Dia mengatakan, untuk sekolah yang mendapatkan distribusi MBG dari SPPG Malang Singosari Tamanharjo sebanyak 19 sekolah. Dari PAUD sampai dengan SMK. “Alhamdulillah, hari ini pendistribusian berjalan lancar. Distribusi mulai pukul 07.00,’’ urainya.
Dia mengatakan, sebelumnya sudah melakukan pendataan, untuk jumlah penerima MBG. Baik untuk peserta didik maupun kelompok B3. “Selama libur sekolah sesuai dengan SE No. 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian periode libur pendidikan, kami tidak mengirimkan pelayan MBG, termasuk untuk kelompok B3. Praktis baru hari ini kami mulai beroperasi kembali setelah libur sekolah,’’ ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Satgas Percepatan MBG Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi mengatakan total SPPG yang beroperasi di hari pertama sekolah sebanyak 248 dari 258 SPPG se Kabupaten Malang. “Sesuai laporan di kami ada sekitar 248 SPPG yang beroperasi. Mereka sudah mendistribusikan MBG di sekolah-sekolah maupun untuk kelompok B3,’’ katanya.
Sedangkan untuk 10 SPPG lainnya, kata Mahila masih belum beroperasi. Alasannya, karena 10 SSP tersebut belum memenuhi syarat untuk beroperasi. “Yang 10 itu masih suspen, belum boleh beroperasi sampai dengan semua syaratnya terpenuhi,’’ tambah wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang ini.
Mahila enggan menyebutkan secara rinci SPPG mana saja yang suspen. Yang pasti, 10 SPPG tersebut berada di wilayah Kabupaten Malang. “Syaratnya apa saja yang belum dipenuhi kami juga tidak tahu, karena SPPG kontaknya langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Termasuk pelaksanaan program kegiatan, mereka lapornya langsung ke pusat. Di daerah kami hanya memantau saja,’’ urainya.
Disinggung apakah ada kendala saat pendistribuasian? Mahila mengatakan sampai petang kemarin masih aman. Dia menyebutkan, pendistribusian maupun menu MBG sudah sesuai dengan standar BGN. (ira/udi)

