Maling Kotak Amal Masjid Asy-Syifa’ Terekam CCTV

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Aksi pencurian kotak amal kembali menyasar rumah ibadah di Kota Malang. Kali ini, kotak amal milik Masjid Asy-Syifa’ di Jalan Danuri Nomor 18, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun Kota Malang, digondol tiga orang pelaku yang aksinya terekam kamera pengawas (CCTV), Senin (13/7) dini hari.

Kasus tersebut baru diketahui menjelang Salat Subuh saat imam masjid hendak memimpin ibadah. Kotak amal yang biasanya berada di serambi depan masjid mendadak raib.

Takmir Masjid Asy-Syifa’, Damang Prayogo, mengatakan imam masjid langsung memeriksa rekaman CCTV setelah mengetahui kotak amal hilang. Dari rekaman itu terlihat tiga orang diduga sebagai pelaku membawa kabur kotak amal.

“Saat akan salat Subuh, imam melihat kotak amal sudah hilang. Setelah dicek melalui rekaman CCTV, terlihat kotak amal dibawa kabur pelaku,” ujarnya kepada Malang Posco Media, Selasa (14/7).

Dalam rekaman CCTV, salah satu pelaku terlihat mengenakan hoodie putih dan celana pendek. Seorang pelaku lain memakai celana panjang yang ditutupi sarung, sementara satu orang lainnya menunggu dengan sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana melarikan diri.

Damang mengungkapkan, kotak amal yang dicuri diperkirakan berisi uang sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta. Dana tersebut berasal dari infak anak-anak TPQ, sedekah jemaah, serta donasi masyarakat yang dikumpulkan untuk mendukung pembangunan masjid.

“Kotak amal itu posisinya memang di bagian luar masjid. Isinya lumayan sekitar 3 hingga 4 juta rupiah karena diisi anak TPQ, dana sosial masyarakat, dan sedekah jemaah untuk pembangunan masjid,” katanya.

Menurutnya, pelaku diduga telah mengamati kondisi masjid sebelum melancarkan aksinya. Sebab, masjid sengaja tidak dikunci agar masyarakat tetap dapat beribadah kapan pun.

“Masjid ini memang tidak pernah dikunci. Pintu depan hanya ditutup, tetapi tidak dikunci supaya jemaah tetap bisa masuk untuk beribadah,” jelasnya.

Damang menambahkan, pencurian tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Dalam kurun sekitar satu tahun terakhir, Masjid Asy-Syifa’ sudah tiga kali menjadi sasaran pencurian kotak amal. Pada dua kejadian sebelumnya, pelaku tidak berhasil diidentifikasi karena kamera CCTV belum terpasang.

“Ini sudah kejadian yang ketiga. Dua kejadian sebelumnya kami belum memiliki CCTV, sehingga pelakunya tidak diketahui. Kejadian kedua sekitar tiga bulan lalu, sedangkan yang pertama terjadi pertengahan tahun lalu,” ungkapnya.

Pengurus masjid telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sukun pada Senin (13/7) siang. Mereka berharap polisi segera mengungkap identitas pelaku agar aksi pencurian kotak amal yang berulang ini tidak kembali terjadi.

“Kami sudah membuat laporan resmi ke Polsek Sukun dan berharap pelaku bisa segera ditangkap,” pungkas Damang. (rex/aim)

Pilihan Editor