MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Malang mulai melakukan proses verifikasi kepada para calon haji Kota Malang tahun 2027. Hal ini setelah sepekan sebelumnya pemerintah pusat mengeluarkan porsi haji di tiap daerah.
Kendati begitu, Kepala Kantor Kemenhaj Kota Malang Ahmad Subhan menyampaikan, pihaknya belum bisa mempublikasikan jumlah calon haji 2027 tersebut karena angkanya masih belum pasti, meski nama-namanya sudah dikantonginya.
“Di Jawa Timur, itu angkanya sekitar 42 ribuan. Tapi, masih ada dari jumlah itu kan yang tidak berangkat dan sebagainya. Maka dari itu, saat ini kami mulai melakukan verifikasi,” terang Subhan, Senin (20/7).
Dijelaskan Subhan, proses verifikasi ini untuk memastikan bahwa calon haji yang akan berangkat, datanya telah valid dan sesuai. Sebab, bisa saja ada yang tidak jadi berangkat, belum siap berangkat, sudah meninggal atau alasan lain.
“Jadi kalau hari ini (kemarin, red), kami belum bisa memberikan angka karena sifatnya masih belum merupakan konsumsi publik. Kalau sudah ada angka estimasinya, pasti akan kami sampaikan dan kami umumkan,” tambah dia.
Lebih jauh ia menyebut, saat ini pihaknya tengah menerima arahan dan petunjuk lebih detail dari Kemenhaj RI untuk teknis verifikasinya. Hal ini agar saat proses verifikasi bisa berjalan sesuai dengan harapan.
“Hari ini (kemarin, red) kami masih rapat koordinasi dengan Jawa Timur. Proses verifikasi ini menjadi salah satu yang dibahas oleh provinsi. Saat ini masih berlangsung pembahasannya. Secara umum, untuk verifikasi ini para calon haji kami kirimi surat dulu untuk daftar ulang istilahnya,” beber dia.
“Jadi mohon bersabar dulu, kami perkirakan dua mingguan sudah ada angka estimasinya,” tutup Subhan. (ian/aim)
Leave a Reply