Rumah di Polowijen Kota Malang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu HP yang Sedang Dicas

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Sebuah rumah di Jalan Polowijen IV, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, ludes dilalap si jago merah, Kamis (23/7) malam. Kebakaran diduga dipicu telepon genggam yang sedang diisi daya di atas kasur, sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan.

Wakil Komandan Regu 2 UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Dhiya Ulhaq, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga hingga empat unit mobil pemadam bersama sekitar 14 personel langsung dikerahkan ke lokasi.

“Saat kami tiba, kobaran api sudah sangat besar dan hampir menguasai seluruh bangunan. Kami memfokuskan pemadaman dari sisi kanan dan kiri bangunan untuk mencegah api merambat sebelum memadamkan titik utama kebakaran,” ujarnya usai proses pemadaman.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 20–30 menit untuk memadamkan api. Selanjutnya dilakukan proses pendinginan selama kurang lebih 30 menit guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Dhiya menjelaskan rumah yang terbakar diperkirakan berukuran sekitar 7–8 meter dengan panjang 13–14 meter. Bagian depan bangunan mengalami kerusakan paling parah, sedangkan bagian belakang masih dapat diselamatkan.

Proses pemadaman sempat terkendala akses menuju titik api yang dipenuhi tumpukan barang. Selain itu, atap rumah berbahan kayu runtuh sehingga menyulitkan petugas. Beberapa personel bahkan sempat tertimpa genteng, namun tidak mengalami luka berkat penggunaan alat pelindung diri (APD).

Akibat kejadian tersebut, seorang anak pemilik rumah mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan. Korban terluka saat berusaha membuka pintu kamar yang menjadi titik awal munculnya api.

“Saat pintu kamar dibuka, api langsung menyembur keluar dan mengenai tangan korban,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga berawal dari telepon genggam yang sedang dicas di atas kasur di salah satu kamar. Saat kejadian, penghuni rumah diketahui sedang keluar sehingga bangunan dalam keadaan kosong.

Api diduga semakin cepat membesar karena di dalam kamar terdapat tabung gas portabel berukuran kecil yang biasa digunakan untuk memasak. Selain menghanguskan sebagian besar isi rumah, sebuah sepeda motor yang berada di dalam bangunan juga ikut terbakar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. UPT PMK Kota Malang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mengisi daya perangkat elektronik serta memastikan seluruh peralatan listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

“Pastikan perangkat elektronik tidak dicas di tempat yang mudah terbakar dan jangan meninggalkan rumah dalam kondisi peralatan listrik masih menyala,” pungkas Dhiya. (rex/aim)

Pilihan Editor