Akhir Juli MPLS SR Terintegrasi, Siswa Terbanyak Asal Dampit

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang dijadwalkan memulai masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) akhir Juli 2026 mendatang.

Total 240 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA akan mengikuti MPLS tahun ajaran 2026/2027. Dari 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang, paling banyak siswa SR Terintegrasi berasal dari Kecamatan Dampit sebanyak 19 siswa.

Kemudian disusul dari Kecamatan Pujon dan Poncokusumo masing-masing sebanyak 17 siswa.

Tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Sekda Kabupaten Malang, Budiar, dan jajaran kepala OPD Kabupaten Malang melakukan monitoring ke SR Terintegrasi, Jumat (24/7) pagi.

MONITORING: Tim Kemensos RI dan Pemkab Malang saat monitoring SR Terintegrasi, Jumat (24/7) pagi. MPM – PROKOPIM KABUPATEN MALANG

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki menjelaskan  pihak Kemensos melalui Sekdirjen Rehabsos beserta tim datang untuk melakukan pendampingan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga pasca kegiatan open house dan MPLS yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli.

“Pak Hasim selaku Sekdirjen Rehabsos dan tim memang mendampingi pra, saat, dan pasca open house dan MPLS yang akan dilaksanakan pada 31 Juli,” ujar Kadinsos, Pantja saat ditanya terkait kunjungan tersebut.

Pantja menguraikan, dari total 240 siswa SR Terintegrasi tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 222 siswa baru dan 18 siswa tambahan.  “Total 240 siswa terdiri dari 126 siswa perempuan, dan 114 siswa laki-laki,” urai Pantja.

“Tiga kecamatan teratas dengan siswa terbanyak yakni Dampit 19 siswa, Pujon 17 siswa, dan Poncokusumo 17 siswa,” sambung perempuan berkacamata ini. Ia menambahkan bahwa MPLS akan dilaksanakan selama dua minggu. (den/van)

Pilihan Editor