MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di lingkungan kampus. Kali ini, sepeda motor milik Ardiansyah, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), raib digondol maling saat diparkir di area kampus, Senin (29/6) lalu.
Ardiansyah kepada wartawan mengatakan, sepeda motor Honda Beat putih tahun 2014 bernomor polisi AE 6277 NA miliknya diparkir sekitar pukul 15.00 WIB di belakang area parkir Gedung Jurusan Arsitektur UB atau tepat di depan Masjid Al Hadid.
“Saat itu, motor di parkiran dan saya tinggal ke sekretariat himpunan, untuk rapat, tidak lama,” ujarnya, Kamis (2/7) hari ini.
Ia menjelaskan, motor tersebut memiliki ciri khusus berupa velg berwarna emas pada roda depan maupun belakang. Saat diparkir, kendaraan juga telah dalam kondisi terkunci setang sesuai prosedur yang selama ini diterapkan di lingkungan kampus.
Usai melaksanakan Salat Maghrib sekitar pukul 17.30 WIB, Ardiansyah bermaksud memindahkan motornya ke lokasi parkir yang lebih terang dan ramai. Namun, setibanya di lokasi, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
“Saat itu, saya mau memindahkan sepeda motor saya ke tempat lain, yang saya rasa lebih ramai dan terang, sebelum semakin gelap,” katanya.
Mengetahui motornya hilang, mahasiswa angkatan 2023 itu, langsung melapor kepada pihak kampus. Ia juga meminta untuk bisa mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil pengecekan awal, motor diduga dicuri sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku terekam keluar melalui pintu Watugong.
“Kalau dilihat dari CCTV, hilangnya kemungkinan pukul 17.00. Yang ambil motor keluar lewat pintu keluar Watugong,” terangnya.
Ardiansyah menyebut terdapat kamera CCTV lain yang mengarah ke jalur keluar. Namun, rekaman tersebut kini berada di pihak kepolisian sehingga tidak dapat diakses olehnya.
Pada hari yang sama, Ardiansyah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru. Selain itu, laporan juga disampaikan kepada pihak Universitas Brawijaya.
Hingga kini, menurut Ardiansyah, belum ada perkembangan terkait penanganan kasus tersebut. “Sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tegasnya.
Ia berharap laporan pencurian tersebut segera ditindaklanjuti aparat kepolisian. Selain itu, ia meminta Universitas Brawijaya melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan kampus, terutama akses keluar-masuk kendaraan yang selama ini dinilai masih terbuka bagi masyarakat umum tanpa pemeriksaan identitas.
Menurutnya, peristiwa pencurian yang terjadi di area dalam kampus menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (rex/van)

