3 Proyek Besar Kota Batu, Buka Skema KPBU dan Undang Kemenkeu

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu tengah tancap gas menginisiasi tiga proyek strategis berskala besar untuk mendongkrak perekonomian, pariwisata, dan kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Mengingat kebutuhan investasi yang besar di tengah keterbatasan porsi APBD, Pemkot Batu mulai menjajaki diversifikasi sumber pendanaan melalui skema pembiayaan inovatif. 

Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Alfi Nurhidayat dalam agenda sosialisasi Perumusan Skema Pembiayaan Inovatif untuk Mendukung Program Strategis Kota Batu yang digelar oleh Bappelitbangda Kota Batu.

“Kita berkomitmen mempercepat pembangunan daerah melalui program prioritas. Namun, kondisi kapasitas fiskal daerah kita terbatas. Oleh karena itu, pemenuhan pembiayaan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBD, melainkan harus memanfaatkan skema pembiayaan inovatif yang melibatkan pemerintah pusat hingga badan usaha,” ujar Alfi kepada Malang Posco Media.

Menurut Alfi, terdapat tiga proyek besar jangka panjang yang saat ini menjadi fokus utama Pemkot Batu dan membutuhkan dukungan pembiayaan yang matang. Antara lain Spiritual Botanical Garden yaitu destinasi wisata terpadu yang dirancang untuk mengintegrasikan aspek konservasi lingkungan, wisata religi, edukasi, serta pengembangan ekonomi kreatif. 

Kemudian Sport Center Kota Batu sebagai pusat kegiatan olahraga yang diproyeksikan sebagai wadah sport tourism, pembinaan atlet lokal, sekaligus lokasi penyelenggaraan event olahraga skala regional maupun nasional. Dan Mall UMKM SAE fasilitas penunjang ekonomi yang berfungsi sebagai pusat promosi, pemasaran, inkubasi bisnis, serta pengembangan berbagai produk unggulan UMKM asli Kota Batu. 

Mengingat ketiga megaproyek tersebut membutuhkan anggaran yang relatif besar dan berkarakteristik investasi jangka panjang, Pemkot Batu sengaja menggandeng Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur (PDPII) dari Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kementerian Keuangan RI.

Melalui sinergi ini, Pemkot Batu melakukan konsultasi teknis untuk memetakan kelayakan proyek agar bisa didanai melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau alternatif pembiayaan inovatif lainnya.

“Forum ini menjadi langkah awal kita untuk menyusun rekomendasi business case, studi pendahuluan, hingga feasibility study. Dengan arahan teknis dari Kemenkeu, kami berharap segera tercipta roadmap konkret agar ketiga proyek strategis ini bisa segera direalisasikan lewat mekanisme pembiayaan yang akuntabel dan sesuai regulasi,” ungkapnya.

Agenda yang digelar Bappelitbangda Kota Batu ini turut dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah terkait. Mulai dari BKAD, Dinas PUPR, Dinas Perkim, hingga Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu.(eri/lim)

Pilihan Editor