SDN Temas 1 Pasca Ditinggal Pihak Ketiga, Siswa Tetap Semangat Belajar di Ruang Kelas Tanpa Dinding

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Pemandangan tak biasa terlihat dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Temas 1. Para siswa tampak tetap khidmat mengikuti pelajaran meski harus berada di dalam ruang kelas dengan kondisi bangunan yang belum selesai terpasang tembok dan jendela secara utuh.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak dinding kelas bagian samping dan belakang masih berupa susunan batu bata merah tanpa plesteran, serta terdapat bukaan besar tanpa jendela yang langsung menghadap ke area luar.

Diberitakan Malang Posco Media pada Februari lalu, bahwa kondisi memprihatinkan bukan karena Pemkot Batu, melainkan karena pihak rekanan atau kontraktor yang tidak tuntas dalam mengerjakan proyek pembangunan di tiga sekolah.

Parahnya lagi, dari satu pelaksana mengerjakan tiga proyek pembangunan sekolah gagal diselesaikan. Dari penelusuran Malang Posco Media ada pembangunan di tiga sekolah yang gagal dituntaskan. Yakni SMPN 4 Kota Batu, SDN Temas 1 dan SDN Sisir 1. Proyek tersebut dianggarkan melalui Dinas Pendidikan tahun 2025 dengan nilai mencapai Rp 2,5 miliar lebih. 

Menanggapi keadaan tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M Nur Adhim mengatakan bahwa pihaknya akan mengupayakan pembangunan dan menganggarkan di PAK 2026. “Tentunya akan diupayakan segera diselesikan sehingga anak-anak dapat belajar di tempat yang nyaman,” ujar Adhim kepada Malang Posco Media, Rabu (29/7).

Sementara itu, Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan mengatakan bahwa dirinya telah mengambil kebijakan dengan skenario pembangunan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT). “Sebenarnya saat masih di Dindik skenario untuk melanjutkan pengerjaan bangunan di tiga sekolah menggunakan BTT. Tapi masih belum terlaksana karena menunggu audit dari BPK,” ungkapnya.

Terbaru, dari hasil rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menegaskan bahwa permasalahan itu harus diselesaikan tahun ini. Dengan begitu, pelaksanaan anggaran harus bisa dilakukan pada PAK 2026.

Dilihat melalui laman LPSE Kota Batu. Tiga bangunan sekolah yang mangkrak meliputi, Pertama pembangunan gedung ruang guru dan kepsek di SMPN 4 Kota Batu dimenangkan oleh PT ALNUSAKON ERA LAJU Jl. Garuda No. 29 C Lantai 1, Gunung Sahari Selatan-Kemayoran, – Jakarta Pusat (Kota) – DKI Jakarta dengan nilai Rp. 1.202.481.136,54.

Pembangunan di SMPN 4 Kota Batu hanya selesai 20 persen lalu ditinggalkan oleh pelaksana.

Kemudian PT ALNUSAKON ERA LAJU juga mengerjakan Rehab ruang kelas, kepsek, guru, UKS dan Perpustakaan SDN Sisir 1. Dengan nilai kontrak Rp 668 juta. Proyek juga hanya berjalan sekitar 30 persen.  PT ALNUSAKON ERA LAJU juga mengerjakan ruang kelas di SDN Temas 1. Total nilai kontak senilai Rp 723 juta dan ditinggalkan sebelum selesai.(eri/lim)

Pilihan Editor