Dua Desa Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Written by

in

MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Dua desa di Kabupaten Malang diusulkan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yakni Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo. Usulan tersebut sudah disampaikan Dinas Perikanan Kabupaten Malang kepada Kementrian Perikanan dan Kelautan RI.

“Kami mengusulkan lagi dua desa sebagai Kampung Nelayan Merah Putih ke Kementerian. Usulan itu sudah kami kirimkan sejak beberapa waktu lalu, harapannya bisa diterima,’’ kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring.

Ditemui Malang Posco Media, usai mengikuti kegiatan di Pendopo Agung Kabupaten Malang Victor menjelaskan, sejatinya di Kabupaten Malang telah berdiri Kampung Nelayan Merah Putih. Yaitu di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Beberapa waktu lalu sudah ditinjau dan diresmikan Menteri KKP RI Pak Sakti Wahyu Trenggono.

KNMP Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo memiliki sekitar 3.000 an nelayan, dengan ratusan kapal. “Usulan itu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Malang terhadap program pemerintah pusat untuk percepatan pembentukan KNMP,’’ tambahnya.

Selain itu, Victor juga menargerkan bahwa seluruh wilayah pesisir di Malang Selatan masuk menjadi KNMP. Mulai dari sisi timur hingga ke sisi barat. Untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dari sektor kelautan dan perikanan. Menurutnya, keberadaan KNMP sangat memberikan dampak bagi kesejahteraan para nelayan maupun masyarakat, terutama di kawasan KNMP. Karena setiap desa yang ditetapkan sebagai KNMP akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung untuk sektor kelautan dan perikanan.

“Ada dukungan dari pemerintah pusat. Seperti cold storage, tambat labuh kapal, SPBU nelayan, bengkel, docking kapal, hingga kios perbekalan. Semua itu akan dirasakan oleh para nelayan ketika berdiri sebuah KNMP di masing-masing wilayah,’’ urainya.

Victor menggatakan, fasilitas pendukung yang didapatkan KNMP, dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing wilayah. Hal itu dilakukan agar pengelolaannya dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan. Sehingga semakin banyak nelayan maupun masyarakat yang merasakan dampaknya. (ira/udi)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *