Tekan Angka Penularan Tuberkulosis; Puskesmas Poncokusumo Berikan Terapi Pencegahan TBC

Written by

in

MALANG POSCO MEDIA, MALANG– Puskesmas Poncokusumo terus melakukan upaya menekan angka penularan Tuberkulosis (TBC). Salah satunya dengan memberikan terapi pencegahan tuberkulosa. Terutama untuk warga yang melakukan kontak serumah dengan pasien TBC. Hal ini disampaikan Kepala Puskesmas Poncokusumo dr Wiwit Wijayati.

Dia menyebutkan, saat ini sesuai data ada 24 pasien TBC yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Poncokusumo. “Total ada 24 pasien TBC yang mendapatkan perawatan di tempat kami (Puskesmas Poncokusumo). Agar tidak menyebar atau tidak terjadi penularan kami juga memberikan terapi kepada keluarga pasien, terutama bagi yang kontak satu rumah,’’ kata Wiwit.

Terapi yang diberikan selain pasien akan dilakukan tes dahak/TCM (tes cepat molekuler) secara berkala, juga diberikan obat. Obat yang diberikan tersebut untuk mencegah penularan.

“Sementara untuk pasien TBC wajib minum obat secara rutin setiap hari selama enam bulan. Baru kemudian dilakukan tes lagi. Jika bakteri TBC masih ada, maka pengobatannya dilanjutkan. Sedangkan yang kontak serumah juga dilakukan tes secara berkala dan minum obat, untuk pencegahan,’’ ucapnya.

Selama ini, Puskesmas Poncokusumo dikatakan Wiwit sangat aktif dalam melakukan pencegahan. Salah satu upayanya dengan menggelar Active Case Finding (ACF) beberapa waktu lalu. ACF merupakan skrining TBC, untuk mereka yang kontak satu rumah dan memiliki diabeter militus. Kegiatan ini diikuti oleh 180 warga dari 17 desa se Kecamatan Poncokusumo.

“ACF lalu ditemukan 10 orang dinyatakan sugestif TBC,’’ kata Wiwit.

Dia mengatakan sugestif artinya foto X-ray nya mengarah gambaran TBC. Mereka pun memgikuti tes lanjutan Yaitu tes dahak atau Tes Cepat Molekuler (TCM). Sementata itu ada 14 orang dikatakan Wiwit diwajibkan mengikuti Terapi Pencegahan Tuberkulosa (TPT). “Mereka yang TPT meupakan orang kontak serumah dengan penderita TBC,” pungkasnya. (ira/udi)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *