Usai Veteran, Satpol PP Bidik PKL Jalan Surabaya, Kayutangan hingga Kertanegara

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, MALANG Keberhasilan penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Veteran menjadi pijakan Satpol PP Kota Malang untuk memperluas penertiban ke sejumlah kawasan lain. Setelah Jalan Veteran dinilai semakin kondusif, aparat kini membidik Jalan Surabaya, kawasan Kayutangan, hingga memantau aktivitas PKL di Jalan Kertanegara.

Kepala Satpol PP Kota Malang Heru Mulyono mengatakan, sejumlah ruas jalan tersebut memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Jalan Veteran, yakni banyak PKL berjualan di lokasi yang tidak semestinya sehingga mengganggu fungsi ruang publik, terutama trotoar.

“Yang kami coba ini dulu, Jalan Surabaya dan ya untuk Kayutangan juga. Itu nanti kami lakukan secara simultan,” ujar Heru kepada Malang Posco Media, Rabu (15/7).

Menurut Heru, kondisi Jalan Veteran saat ini relatif lebih tertib dibandingkan beberapa pekan lalu. Keberadaan posko pengawasan yang didirikan Satpol PP membuat aktivitas PKL di kawasan tersebut dapat dikendalikan. Personel yang berjaga juga mulai dikurangi secara bertahap sebagai bentuk evaluasi efektivitas penataan.

“Sekarang kami tahapannya mulai melonggarkan. Personel jaga sudah kami kurangi. Kalau nanti kami longgarkan tetap tertib, suatu ketika akan kami lepas. Tapi kalau setelah dilonggarkan PKL kembali berani berjualan, ya personelnya akan kami tambah lagi,” tegasnya.

Ia mengakui, penertiban di Jalan Veteran berdampak pada berpindahnya sebagian PKL ke kawasan lain, termasuk Kayutangan. Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai konsekuensi yang lumrah dalam proses penataan.

Heru menegaskan, kebijakan Satpol PP bukan untuk menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan mengembalikan fungsi fasilitas umum sesuai peruntukannya.

“Kami mengembalikan fungsi trotoar. Jadi Satpol PP tidak melarang orang berusaha atau mencari nafkah. Yang kami atur adalah tempatnya. Mudah-mudahan instansi yang berwenang segera menyiapkan lokasi berjualan yang layak karena itu bukan ranah Satpol PP,” katanya.

Selain dua kawasan tersebut, Satpol PP juga mulai memberi perhatian terhadap Jalan Kertanegara. Pihaknya menerima laporan adanya kemunculan sejumlah pedagang kopi keliling atau starling yang membuka lapak di atas trotoar pada malam hari.

“Kami akan cek dan melakukan pemantauan terlebih dahulu,” pungkas Heru.

Dengan perluasan penertiban ini, Satpol PP berharap penataan PKL dapat berjalan merata di berbagai titik Kota Malang tanpa mengabaikan hak masyarakat untuk mencari nafkah. Di sisi lain, pemerintah juga didorong segera menyiapkan lokasi relokasi yang representatif agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi ruang publik. (ian/aim)

Pilihan Editor