MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Pengurus Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PORSEROSI) Kota Malang masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Hotel Savana Malang, Selasa (7/7) malam. Kepengurusan baru meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat pembinaan olahraga sepatu roda di Kota Malang.
Pelantikan berlangsung di hadapan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua KONI Kota Malang Djoni Sudjatmoko, serta Wakil Ketua PORSEROSI Jawa Timur Priyo Sudibyo yang membacakan Surat Keputusan kepengurusan.
Ketua Umum PORSEROSI Kota Malang, Dr. Erman Hernadi, ST, M.Ars., mengatakan kepengurusan periode 2025–2029 merupakan hasil Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar pada 18 Januari 2025 dan telah memperoleh rekomendasi dari KONI Kota Malang. Kepengurusan baru akan memfokuskan program pada peningkatan prestasi atlet melalui pembinaan yang berkesinambungan. Upaya tersebut, kata dia, harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana latihan yang memadai.
“Kami ingin prestasi atlet sepatu roda Kota Malang terus meningkat. Untuk mencapai target tersebut, dukungan prasarana latihan menjadi kebutuhan penting agar atlet dapat berlatih secara optimal,” ujarnya kepada Malang Posco Media, Rabu (8/7).
Selain pembinaan atlet, PORSEROSI Kota Malang juga akan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang, KONI Kota Malang, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi atlet pada nomor sepatu roda cepat (speed), freestyle, maupun skateboard.
Erman berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja lebih solid dan kompak sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Kota Malang di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan dukungannya terhadap pengembangan olahraga sepatu roda di Kota Malang. Pemerintah Kota Malang, kata dia, akan berupaya memperjuangkan penyediaan sarana latihan yang representatif sebagai penunjang pembinaan atlet.
“Pemerintah Kota Malang akan berupaya memperjuangkan prasarana latihan bagi atlet Kota Malang. Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap target meraih tujuh medali emas pada tahun depan dapat tercapai,” kata Wahyu. (rex/aim)

