Serap Aspirasi Anggota Komisi C DPRD Kota Malang H Rendra Masdrajad Safaat Tahun 2026; Edukasi Hukum,  Wujudkan Ketahanan Keluarga Cegah LGBT

Written by

in

MALANG POSCO MEDIA, MALANG – Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, H Rendra Masdrajad Safaat, menggelar dialog serap aspirasi mengisi reses, Selasa (7/7) lalu. Bertempat Pasar Dinoyo Kota Malang, reses politisi PKS  ini dibagi menjadi dua sesi. Diisi dengan pembekalan materi edukasi yang krusial bagi warga.

Pada sesi pertama, selain menampung berbagai keluhan dan masukan warga, Rendra menghadirkan dua materi utama. Yakni advokasi hukum dan optimalisasi layanan BPJS Kesehatan. Untuk materi hukum, disampaikan langsung oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PAHAM. Masyarakat diperkenalkan dengan keberadaan klinik hukum yang diinisiasi oleh Jaringan Enterpreneur Nusantara (Jiren) untuk membantu mediasi serta penanganan masalah hukum anggota.

“Jika ada permasalahan hukum, kami di Jiren memiliki klinik hukum yang bisa membantu proses mediasi dan persoalan hukum lainnya untuk anggota. Kami juga mendorong masyarakat agar berani berbicara (speak up) atau melawan jika menghadapi ketidakadilan hukum,” terang Rendra disela kegiatan.

Sementara materi BPJS Kesehatan, berbagai kendala yang sering dihadapi warga, dibahas secara interaktif termasuk edukasi mengenai langkah-langkah strategis agar pasien tidak mendapat penolakan dari pihak rumah sakit.

Memasuki sesi kedua, fokus pembahasan bergeser pada tema ketahanan keluarga yang menghadirkan motivator sekaligus pakar tanggap keluarga, Arif. Materi ini sengaja diangkat sebagai fondasi untuk membangun keluarga Indonesia yang bahagia dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Secara khusus, Rendra juga menyoroti pentingnya pembentengan institusi keluarga dari berbagai penyimpangan sosial, termasuk yang marak belakangan ini dan harus dilakukan pencegahan, yaitu LGBT. Ia menegaskan bahwa edukasi ini sejalan dengan program khusus untuk mengawal Peraturan Daerah (Perda) terkait pencegahan penyimpangan tersebut.

“Edukasi ini penting agar institusi keluarga semakin kuat. Kami juga mengedukasi warga sebagai bagian dari program khusus kami dalam mengawal Perda terkait LGBT,” pungkasnya.  (ian/van)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *