Sajikan Kuliner Khas dan Suasana Romantis, Batu Street Food Festival Ke-9 Digelar September

Berita Lainya

Berita Terbaru

MALANG POSCO MEDIA, KOTA BATU – Dinas Pariwisata Kota Batu bersiap kembali memanjakan lidah para wisatawan melalui gelaran kuliner tahunan bergengsi, Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9 yang akan berlangsung pada tanggal 17 hingga 19 September 2026 mendatang.

Tahun ini, festival kuliner terbesar di Kota Wisata tersebut mengusung tema “Pesta Rasa di Kota Wisata” dengan tagline khas berbahasa Jawa, “Sae Rasane, Sae Suasanane” (Bagus Rasanya, Bagus Suasananya, red).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto menyatakan bahwa BSFF edisi kesembilan ini dirancang dengan konsep yang lebih segar dan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Fokus utama kali ini tidak hanya pada kelezatan kuliner kuliner jalanan semata, melainkan juga pada kenyamanan pengalaman berkunjung.

“BSFF-9 ini mengusung tema dan tagline tersebut agar kita semua bisa merasakan esensi dari sebuah ‘pesta rasa’ yang sesungguhnya di tengah kota wisata ini. Tidak sekadar makan-makan, tetapi yang membuat festival tahun ini sangat berbeda adalah pengalaman menyeluruh (total experience) bagi pengunjung,” ujar Onny Ardianto saat memberikan keterangan pers terkait persiapan acara, Kamis (16/7).

Onny menambahkan, area festival akan ditata sedemikian rupa agar memberikan suasana yang estetik, nyaman, dan ramah bagi semua kalangan. “Pengunjung akan dimanjakan dengan suasana yang indah, nyaman, romantis, dan pastinya ngangenin. Konsepnya adalah menikmati kuliner berkualitas sambil duduk santai di kursi festival, sembari disuguhi berbagai pertunjukan menawan di panggung utama,” jelasnya.

Berdasarkan rundown resmi, ajang yang berlangsung selama tiga hari ini akan menyajikan berbagai atraksi menarik. Hari pertama 17 September 2026 acara akan dibuka secara resmi (Opening BSFF) yang dilanjutkan dengan atraksi Live Cooking spesial melibatkan Penjabat (Pj) Walikota Batu, sesi Masak Besar bersama 10 Chef dari Indonesian Chef Association (ICA), serta aksi sosial berupa Mukbang bersama 200 anak yatim.

Sore hingga malam hari akan dimeriahkan oleh Eat Challenge, Fashion Show, hingga pertunjukan seni tradisional Bantengan. Di samping itu, bertempat secara eksternal di Graha Pancasila, diselenggarakan pula Lomba Mewarnai bagi anak-anak.

Hari kedua pada 18 September 2026 panggung BSFF akan diisi dengan kompetisi tarik suara Singing Competition antar Aparatur Sipil Negara (ASN) bertemakan “Batu Sae”, dilanjutkan kompetisi memasak Cooking Competition untuk tingkat SMK serta tingkat Hotel/ Profesional. Malam harinya, pengunjung akan dihibur oleh penampilan spesial dari Jawa Timur Park (JTP) dan kompetisi menyanyi antar hotel. Di saat bersamaan, bertempat di Graha Pancasila juga digelar Lomba E-Sport.

Hari ketiga 19 September 2026 menjadi puncak kemeriahan dengan diadakannya berbagai Foody Games, senam Zumba bersama, dan babak final perebutan juara 1, 2, dan 3 dari rangkaian kompetisi. Acara akan ditutup secara spektakuler dengan Performance All Talent dan penampilan DJ penutup.

“Melalui kematangan konsep dan kolaborasi multisektor ini, Dinas Pariwisata Kota Batu optimistis BSFF 2026 mampu menjadi magnet kuat untuk mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Sekaligus mengukuhkan posisi Kota Batu sebagai destinasi unggulan culinary tourism di Jawa Timur,” pungkasnya.(eri/lim)

Pilihan Editor