MALANG POSCO MEDIA– Ini sinergi luar biasa Pemkot Malang, Lanud Abdulrachman Saleh dan Malang Tahes Club (MTC). Sinergi itu diwujudkan dengan mengadakan kerja bakti
pengecatan tembok dan paving di Monumen Pahlawan TRIP, Jalan Pahlawan Trip, Senin (20/7) kemarin.
Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Bhakti TNI Angkatan Udara ke-79 pada 29 Juli mendatang.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan, lokasi monumen ini adalah tempat disemayamkannya para pejuang pelajar yang gugur saat mempertahankan Kota Malang dari penjajahan. Ia menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya bakti sosial yang melibatkan unsur TNI, Polri, MTC, dan masyarakat tersebut. Sebab hal ini semata untuk menghormati jasa para pahlawan.
“Kebetulan nanti tanggal 31 Juli juga ada peringatan gugurnya pahlawan-pahlawan TRIP, yang telah memberikan nyawanya untuk kepentingan Kota Malang, yang saat itu diduduki oleh penjajah. Bakti sosial ini untuk menghormati perjuangan dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan pelajar yang mempertahankan kemerdekaan di Kota Malang,” tegas Wahyu.
Dalam kesempatan itu, Wahyu juga menyampaikan bahwa cerita sejarah dan perjuangan para pahlawan asli dari Kota Malang ini segera masuk dalam kurikulum sekolah, yakni di tingkat SD maupun SMP. Hal ini setelah selesainya kajian dan simposium terkait sejarah lengkap dari perjuangan pahlawan TRIP. Materi kurikulum tersebut telah disusun bersama Universitas Negeri Malang (UM) dan tinggal menunggu proses masuk ke dalam mata pelajaran.
“Kami ingin memberikan bukti bahwa ada satu pelajaran atau sejarah, yang tidak bisa terlupakan. Bahwa ada pelajar-pelajar yang saat itu tidak hanya belajar, tapi juga berjuang membawa senjata untuk menegakkan kemerdekaan di Kota Malang dan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang Marsma TNI Reza Ranesa Rasyid Sastranegara menjelaskan, Hari Bakti TNI Angkatan Udara mengusung nilai dan semangat perjuangan yang sama seperti yang ada pada nilai perjuangan para pahlawan TRIP pada 31 Juli 1947.
“Nilai-nilai kejuangan, heroik, rela berkorban, ini memiliki kemiripan yang sama pada saat itu. Sehingga saya berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang, didukung oleh Pak Wali Kota, oleh MTC, untuk mengadakan bakti sosial dalam rangka rangkaian kegiatan memperingati Hari Bakti Angkatan Udara,” ujar Reza.
Ia menyampaikan, kegiatan bakti sosial tersebut juga merupakan bentuk kepedulian dalam merawat makam para pahlawan sekaligus wujud penghargaan atas jasa mereka. “Semangat rela berkorban dan pantang menyerah para pahlawan TRIP ini dapat menjadi teladan bagi generasi penerus, khususnya di Kota Malang,” tambahnya.
Sementara itu, Presiden MTC Yusron Virmanza menambahkan, bakti sosial ini menjadi kesempatan berkumpul untuk bersatu mengenang para pahlawan TRIP sambil ajang untuk bersilaturahmi. “Selain dalam rangka Hari Bhakti TNI AU juga sekaligus menyambut momen 17 Agustus. Jadi kami memilih pahlawan pelajar ini menjadi sasaran (bakti sosial) kami,” tutupnya. (ian/van)



